Manchester City atau yang akrab disapa Mpok City oleh kalangan netizen, hampir saja mengikuti tren yang berkembang di kalangan klub-klub besar. Untung saja mereka segera sadar dan kembali ke habitat asli.

City bukan mengikuti tren ikutan Tiktok pakai goyangan Papi Chulo ala Chandrika Chika yang bikin gemas ‘gemuy’. Tapi nyaris saja mengikuti tren tim-tim besar yang tersingkir dari Piala Liga oleh tim-tim kasta bawah.

Mulai dari Bayern Muenchen lalu Real Madrid, terakhir adalah AS Roma meski nama terakhir tidak besar-besar amat. Barcelona juga nyaris saja mengikuti tren tersebut, virus sih lebih tepatnya. Virus kalah dari tim kasta kedua dan ketiga.

Menghadapi Cheltenham di Piala FA, City nyaris saja kalah 0-1. Untung saja pada 10 menit terakhir mereka bisa ngegas sampai 3 gol sehingga bisa membalikkan kedudukan jadi 3-1.

Cheltenham ini bukan gabungan Chelsea dan Tottenham. Jadi tidak ada nama-nama Michael Essien, Marcel Desailly, Jermaine Jenas, atau Ahmed Mido.

https://twitter.com/Phi1Curley/status/1353039786945224705

Cheltenham Town ini main di Divisi Empat Inggris yang kekuatannya jauh di bawah lawan-lawannya Madrid dan Bayern. Namun City dibuat repot. Entah ada apa ini dengan tim-tim gurem macam ini.

Padahal City ini menurunkan banyak pemain bintangnya juga. Macam Phil Foden, Gabriel Jesus, Riyad Mahrez, Fernandinho, Eric Garcia, dan Benjamin Mendy.

Serangan demi serangan dilancarkan tapi mentok kena bek, kiper, sampai tiang. Lagi asyik menyerang, City malah kebobolan duluan di menit ke-59 lewat cocoran Alfie May yang namanya jelas bukan September.

Pep Guardiola juga yang awalnya duduk menyender, mendadak jadi tegak macam lagi ketinggalan saat main PES. Dia mendadak serius dengan memasukkan Ilkay Guendogan dan Joao Cancelo. Hasilnya membawa perubahan besar.

Barulah pada menit ke-80, City bisa menyamakan skor lewat Foden memanfaatkan umpan enak Joao Cancelo. Jesus kemudian membalikkan kedudukan tiga menit berselang memanfaatkan umpan L1+Segitiga dari Fernandinho.

City bernafas lega setelah Gundogan lolos dari jebakan offside usai menerima umpan dari Cancelo, yang kemudian memberikannya kepada Ferran Torres.

City benar-benar nyaris saja tertular virus kekalahan dari tim gurem. Guardiola saja sampai mengaku deg-deg-ser menghadapi Cheltenham.

“Tentu saja saya khawatir. Tetapi, kami bekerja keras, mencoba permainan berbeda dan akhirnya kualitas pemain yang jadi pembeda,” kata Guardiola di laman resmi klub, di-copas dari Inews.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here