Sebagai rekan sesama profesi memang dilarang saling mendahului, apalagi kalau levelnya AKAP alias Antar Kota Antar Provinsi. Itulah Jose Mourinho yang kembali membela rekan pelatih seprofesinya.

Setelah bersimpati kepada Claudio Ranieri yang dipecat oleh Leicester City beberapa waktu lalu, Mou kini membela Aitor Karanka, cowok kece yang baru dipecat sebagai pelatih M’Boro, bukan Malioboro, melainkan Middlesbrough.

Pelatih asal Portugal itu jelas membela Karanka karena hubungan persahabatan yang bagai kepompong, mengubah ulat menjadi kupu-kupu. Mereka memang berteman semasa berada di Real Madrid. Karanka merupakan second man Mou di Madrid atau bahasa kerennya adalah asisten pelatih.

Tiap Mourinho berhalangan atau ogah-ogahan hadir di konferensi pers, Karanka lah yang tampil menghadapi wartawan yang pada suka sok tahu itu. Berkat pengalaman dan ilmu dari Mourinho, mantan pemain Madrid era 1997-2002 itu ditarik Middlesbrough untuk membantunya membawa ke Liga Primer.

Karanka sukses membawa klub bernuansa merah kayak provider Telkomsel itu naik kasta dua kali, dari divisi tiga Football League, kemudian divisi dua Championship, sampai musim ini ke Liga Primer.

Namun, berhubung di Liga Primer prestasinya kurang meyakinkan, “The Boro” cuma berada satu tingkat di atas garis kemiskinan, alias jurang degradasi. Itulah yang menyebabkan dirinya dipecat oleh klubnya sendiri.

Melihat penendangan itu, Mourinho angkat bicara membela rekannya sesama pelatih. Meski komentarnya terlihat kasar kayak para haters di Instagram, tapi sebenarnya komentarnya itu sarkas dan bermaksud menyindir pihak Middlesbrough.

“Pada tahun pertamanya, Karanka menyelamatkan klub dari ancaman degradasi ke League One (kasta ketiga di kompetisi sepak bola Inggris). Pada tahun kedua, ia membawa Middlesbrough tampil di babak play off promosi di Wembley,” ucap Mourinho, di-copas dari Bola.com.

“Pada tahun ketiga, ia mengantarkan Middlesbrough meraih tiket promosi langsung ke Premier League. Jadi pada tahun keempat, saya rasa dia pantas untuk dipecat,” sambung pria paruh baya itu.

Mou jelas tak suka sahabatnya diperlakukan demikian. Beruntung, dia tak sampai panggil teman-teman se-gengnya untuk ajak tawuran.

Main photo credit: Sportal.co.nz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here