Teka-teki kartu merah yang diterima Mario Balotelli saat melawan Lorient tiga hari lalu, masih belum terpecahkan. Misteri ini tak kalah menariknya dari misteri siapa itu Siti Aisyah, WNI yang jadi tersangka pembunuhan kakak tiri penguasa Korea Utara.

Jadi begini ceritanya, pemain berjuluk “Super Mario” itu mendapat kartu merah yang cukup aneh, seaneh rambutnya, saat menyambut bola lambung pada laga itu. Dia dikawal ketat oleh Zargo Toure.

Dalam tayangan ulang, Balotelli sama sekali tak menyikut Toure, apalagi mengecupnya. Namun, wasit botak Tony Chapron langsung mengeluarkan kartu merah dari saku bajunya kepada Balotelli.

Tidak jelas kenapa mantan pemain Milan dan Inter itu kena kartu merah. Jangan-jangan cuma menatap mata wasit, wasitnya langsung keder dan tak sengaja mengeluarkan kartu sakti tersebut.

Namun kabar terbaru, Chapron berkilah kalau Balotelli sempat berkata-kata kasar kepadanya. Dia diusir bukan karena sentuhannya dengan Toure, melainkan reaksinya yang dianggap berlebihan. Padahal kalau lihat tayangan kamera, sama sekali tidak berlebihan.

“Dia menghina saya dalam bahasa Inggris. Saya tak mau menjelaskannya lebih lanjut, itu sebuah frase klasik,” ujar Chapron, dikutip Goal.

Entah omongannya Chapron benar atau tidak, tapi ada pembahasan bahwa image Balotelli yang kelewat bandel bikin dia jadi perhatian utama wasit. Balotelli bisa jadi kayak Raisa, serba salah, mau melakukan apa saja rasanya salah.

Hal itu diakui sendiri oleh pelatih Nice, Lucien Favre. Reputasi Balotelli selama ini bikin wasit jadi tak netral, cenderung berat sebelah. Jadi apapun yang dilakukan Balotelli, bawaannya sudah salah saja. Bahkan mencetak gol pun juga bisa disalahkan, oleh pendukung lawan.

“Apakah ini karena reputasinya? Apa Anda pikir kartu merah hanya gara-gara dia seorang Balotelli? Sangat konyol. Saya pikir wasit harusnya netral melihatnya,” kata Favre, rada marah meski tak sampai curhat di Twitter kayak entah siapa.

Kartu merah ini memang jadi rahasia. Tak bisa sekadar mempercayai ucapan wasit yang seolah hanya cari pembenaran. Namun, misteri ini hanya sang wasit dan Tuhan yang mengetahuinya.

Yang jelas, ini merupakan kartu merah ketiga Balotelli musim ini. Malah lebih banyak dari jumlah golnya di Liga Europa yang baru menyumbang satu gol saja. Lucunya, dua di antaranya didapat dari laga melawan Lorient. Ada-ada saja.

Main photo credit: Sports Illustrated

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here