Bek Brasil bernama Joao Miranda menyatakan kesetiaannya bersama Inter Milan. Kesetiaannya itu tidak harus ditunjukkan dengan cara melakukan ritual segala macam, misalnya dengan menggunakan darah. Tapi cukup diungkapkan secara verbal.

Miranda tanpa Gultom itu mengungkapkan kalau dirinya bakal ingin terus bersama “Nerazzurri“. Meski statusnya cuma jadi bek lapis legit, tapi hal itu sudah cukup buat Miranda mengingat usianya sudah menginjak 34 tahun. Umur memang enggak ada yang tahu.

Miranda memang bukan pilihan utama Inter pada musim terakhir. Mereka lebih suka pakai Stefan de Vrij dan Milan Skriniar. Apalagi sekarang sudah kedatangan Diego Godin. Status lapis legit bisa-bisa berubah jadi camat alias cadangan mati.

Biar begitu, Miranda tak peduli. Dia ingin menjadi bagian dari kejayaan Inter yang sedang berusaha dikembalikan lagi.

“Ya, mereka adalah pilihan bagus untuk saya. Saya pikir, Inter sedang berkembang dan saya ingin menjadi bagian dari Inter yang jaya itu,” ujar Miranda seperti dilansir Football Italia, dikutip dari Liputan6.

Miranda bergabung dengan Inter Milan dari Atletico Madrid pada Juni 2015 dengan status pinjaman. Namun, Inter akhirnya mempertahankan Miranda yang namanya mirip dengan nama pemain Master League Winning Eleven PS1 itu.

Empat musim berkostum Inter, Miranda telah tampil 121 kali dan mencetak satu gol. Performanya di musim lalu membuat Miranda masuk ke dalam skuat Brasil di Copa America 2019.

Miranda mengakui, rumor soal dirinya beredar liar saat ia tengah bersama Brasil di Copa America 2019. Dia diberitakan bakal pergi dari Inter mengingat persaingan ketat seketat celana senam ibu-ibu komplek. Namun ia memastikan, rumor itu sama sekali tanpa konfirmasi.

“Saya kira banyak rumor soal saya. Tetapi saat ini saya di Inter. Orang-orang telah berbicara, meskipun mereka tidak tahu apa yang saya inginkan,” kata Miranda.

Ya Mirandanya sih ingin stay. Tapi Internya? Wallahua’lam.

Main photo: RSharmzz

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here