Atalanta untuk pertama kalinya lolos ke turnamen besar macam Liga Champions. Cuma sayang, stadion mereka kurang mumpuni alias tak memenuhi syarat UEFA buat melakoni pertandingan Liga Champions. Kemudian muncul wacana menjadikan Giuseppe Meazza, San Siro, menjadi kandang mereka.

Cuma sayangnya, wacana itu langsung ditolak mentah-mentah oleh fans Milan yang biasa dipanggil Milanisti. Kabar itu membuat fans Milan khususnya Curva Sud atau fans garis keras Milan dan kelompok suporter lainnya jadi kesal dan mendesak klub menolak proposal tersebut.

Padahal namanya membantu tetangga kan tidak apa-apa. Hitung-hitung sedekah, malah jatuhnya nanti berkah. Dibilang bentuk penghinaan kan tidak juga. Malah harusnya Milan bangga meski timnya tak main di Liga Champions tapi bisa diwakili oleh kontrakannya.

San Siro sendiri statusnya bukan punya Milan sepenuhnya alias masih ngontrak. Jadi Atalanta sah-sah saja jika ingin menyewa San Siro barang 1-2 pertandingan dalam sebulan. Toh, pertandingan penyisihan grup Liga Champions juga hanya melakoni 3 laga kandang.

Apa jangan-jangan Milanisti ini sirik sama Atalanta? Apa daya, kalau sudah iri hati apapun bisa terjadi. Apapun yang dilakukan sama orang pasti dibilang jelek saja. Padahal mah iri. Apalagi, Milan sama sekali tak ikut kompetisi Eropa.

Tetangga beli mobil baru, dibilang modelnya jelek, seleranya rendah, buang-buang uang, dituduh korupsi, terus protes enggak boleh parkir di jalanan. Padahal mah sirik.

Atau bisa juga, mereka jengah dengan klub berkostum biru-hitam. Soalnya Inter sudah mengontrak Meazza, jangan sampai Atalanta yang biru-hitam juga ngontrak di situ juga. Bisa-bisa itu stadion berubah warnanya jadi biru-hitam.

https://twitter.com/Atalanta_BC/status/1146361953834733568

Tapi jika dilihat sisi positifnya, mungkin Milanisti ini tidak mau terganggu oleh pihak ketiga karena pemakaian Giuseppe Meazza San Siro itu sudah digunakan dua klub, Milan dan Inter. Daripada ribet, belum lagi kotor, lapangan jadi jelek, fans Atalanta juga takutnya bikin rusuh, jadinya mereka ingin tolak saja bawaannya.

Stadion kandang Atalanta, Stadio Azzurri d’Italia di Bergamo, saat ini memang sedang direnovasi untuk memenuhi standar UEFA. Proses renovasi membuat stadion tersebut tidak akan siap tepat waktu saat kompetisi bergulir.

Awalnya, ada dugaan kalau Atalanta akan memakai Mapei Stadium –markas Sassuolo– di Reggio-Emilia sebagai kandang untuk pertandingan Liga Champions. Atalanta sudah pernah memakai stadion itu untuk menggelar laga kandang saat mereka berkompetisi di Liga Europa.

Namun belakangan muncul wacana untuk mengontrak saja di San Siro. Soalnya jarak Bergamo ke San Siro jauh lebih dekat ketimbang ke Reggio-Emilia milik Sassuolo.

Bergamo itu terletak di sisi timur laut kota Milan. Hanya 1 jam sudah sampai karena cuma sekitar 50 kiloan. Kira-kira setara dengan jarak Depok-Bogor lah.

Sedangkan kalau ke Reggio-Emilia masih butuh waktu 2 jam-an. Jarak tempuhnya sekitar 189 kilo meteran. Masih lebih jauh daripada jarak Jakarta-Bandung.

Main photo: TheMilanBible

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here