AC Milan mendapat poin yang sangat penting banget dalam lanjutan Seri A. Mereka nyaris saja kalah jika tidak berhasil meng-kombek Fiorentina dari 1-2 menjadi 3-2. Sungguh dramatis.

Milan memang butuh poin penuh untuk menipiskan jarak mereka dengan Inter yang sudah agak terlalu jauh. Kebetulan Inter tidak tanding pekan ini karena ditunda akibat banyaknya pemain yang COVID.

Milan sempat unggul lebih dulu lewat aksi dewa Zlatan Ibrahimovic yang lolos dari jebakan offside. Dia kemudian mengeluarkan jurus tendangan paduk tanah dengan memantulkan bola ke tanah untuk membobol gawang Fiorentina.

Fiorentina yang berkostum ungu janda itu lalu bereaksi dengan cepat melalui tendangan bebas Erick Pulgar. Pulgar secara tak kasat mata melepaskan free kick yang cukup ‘wow’.

Di babak kedua, Fiorentina berhasil membalikkan kedudukan jadi 2-1 lewat tendangan placing legend Franck Ribery. Usia boleh tua, tapi kelasnya tetap mendunia.

Nah, di sini Milan mendapat gol lumayan beruntung. Situasi sepak pojok secara tak sengaja mengenai pundak agak ke punggung Simon Kjaer. Bola lalu memantul dan disambut Brahim Diaz untuk membobolnya. Kjaer pun tercatat sebagai pemberi assist walau tak sengaja.

Milan kemudian mampu membalikkan keadaan setelah Hakan Calhanoglu membuat gol dari sudut yang tak biasa. Dia melepaskan teknik tendangan entah apa, yang bisa menembus gawang Bartlomiej Dragowski yang wajahnya mirip tokoh antagonis di film-film teroris.

Skor 3-2 berhasil dibawa pulang dengan nyaman oleh Milan. Mereka pun langsung pede kembali bisa mengejar Inter untuk berburu Scudetto.

“Apa yang dikatakan oleh Ibrahimovic benar, kami masih bisa untuk meraih Scudetto musim ini,” terang Pioli dikutip dari laman Football Italia, dikutip dari Tribun.

“Kami pernah berada di posisi Inter saat ini, dan saya rasa dengan selisih (enam poin) kami tak terlalu jauh untuk kembali,” ujar Pioli.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here