Fans AC Milan tampak sakit hati dan berdada sesak hari ini. Bagaimana tidak sesak, tim pujaan hatinya kalah dramatis dan menyesakkan dada. Pertandingan sudah dua, poin masih tidak punya.

Padahal, Milan ini mainnya sudah keren, menurut fansnya. Waktu lawan Liverpool sudah punya perlawanan berat, apalagi statusnya baru daftar member Liga Champions lagi.

Di laga kedua, lawan Atletico yang sama beratnya, harapannya bisa dapat poin. Apalagi mereka sudah unggul 1-0 duluan. Tapi apa daya, mereka akhirnya kena comeback lagi dan kalah 1-2 di menit terakhir.

Yang bikin kesal, Milan kalahnya karena keputusan kontroversial wasit saat menghadiahi kartu merah Franck Kessie di pertengahan babak pertama dan penalti di masa injury time.

Jadi ceritanya, Milan ini sudah unggul di awal laga lewat sepakan kaki kanan Rafael Leao. Leao bahkan nyaris saja memperbesar kedudukan jadi 2-0 andai tendangan salto di udara bisa masuk ke gawang tidak mengenai mistar. Sayang, takdirnya memang tidak gol. Belum rezekinya.

Rezeki justru datang buat Atletico. Baru menit ke-29, Milan sudah bermain 10 orang gara-gara Kessie mendapat kartu kuning kedua akibat menginjak kaki pemain Atletico dari belakang. Bandel ya, Kessie. Sudah kayak di Commuter Line saja injak-injak kaki orang.

Di sini kekesalan pertama Milanisti terjadi. Memang sudah selayaknya Kessie mendapat kartu kuning kedua. Namun ada kejadian serupa juga yang dilakukan pemain Atletico, tapi tidak mendapat kartu apa-apa.

Di babak kedua, setelah dibombardir habis-habisan oleh Atletico, Milan akhirnya kebobolan lewat tendangan tajam Antoine Griezmann. Griezmann tiba-tiba muncul menyambut umpan Renan Lodi.

Skor 1-1 sampai menit ke-90. Harapannya minimal bisa seri dari pertandingan ini, lumayan Milan dapat satu poin.

Eh, lagi-lagi wasit cepak bernama Cuneyt Cakir berulah. Pierre Kalulu dianggap melakukan handball saat beradu kontak dengan Thomas Lemar. Di sinilah kontroversinya.

Kalau dibilang handball, ya jelas handball dan itu penalti. Cuma masalahnya, sebelum bola mengenai tangan Kalulu, bola terlebih dahulu mengenai tangan Lemar. Akibat sentuhan tangan Lemar itulah, bola jadi mengarah ke tangan Kalulu.

Perdebatan terjadi apalagi di media maya. Milanisti merasa kemenangan mereka dirampok wasit. Soalnya, tendangan penalti santai Luis Suarez nyatanya bisa masuk ke gawang Mike Maignan.

Ya mau gimana. Beginilah sepak bola. Sabar ya, Milan.

SHARE
Previous articlePSG Sukses Manis Lawan Finalis Bermental Tipis
Next articleSheriff Tiraspol Gaspol! Juara UCL 13x Dibikin Konyol
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here