AC Milan masih belum bisa meraih kemenangan setelah mencatat performa jelek dalam beberapa laga terakhir. Usai dikalahkan Spezia, Milan main seri dengan Red Star Belgrade atau Crvena Zvezda, lalu dibantai Inter, kemudian seri lagi dengan Red Star.

Pada leg kedua Liga Europa melawan Red Star, Milan masih terselamatkan dengan keunggulan gol tandang. Mereka tidak menang lantaran cuma main imbang 1-1. Namun berhak lolos karena di leg kedua seri 2-2.

Lalu siapakah man of the match alias pahlawan kemenangan Milan dalam kelolosan mereka? Tentu saja, jawabannya adalah voucher penalti.

Dalam dua leg ini, Milan dapat voucher penalti. Gila betul ini Milan, vouchernya enggak habis-habis. Sepertinya sudah upgrade paket jadi unlimited.

Di leg kedua ini, Milan diuntungkan dengan adanya voucher cadangan. Memang jelas itu penalti karena menurut fansnya bisa dapat banyak penalti karena hasil menyerang. Memang betul. Tapi kok ya bisa pas terus-terusan.

Franck Kessie yang bertindak sebagai algojo dengan santai menceploskan bola ke gawang Red Star. Sangat tenang karena sudah biasa melakukannya.

Red Star cuma bisa balas lewat gol Ben Nabouhane lewat sebuah skema serangan sederhana non-penalti. Dia mencetak gol tanpa bantuan wasit untuk meniup penalti. Walau wasit membantunya mengesahkan gol tersebut.

Bukan cuma itu saja voucher yang didapat Milan. Mereka juga dapat keuntungan kartu merah dalam dua leg tersebut. Sudah jelas pihak yang disalahkan adalah Red Star. Kenapa kasar banget mainnya.

“Sayangnya, kami tersingkir, tetapi Milan tidak meninggalkan lapangan dengan bukti bahwa mereka jauh lebih baik dari kami. Anak-anak kami menunjukkan selama 180 menit bahwa mereka bisa bermain melawan klub besar dan kuat tim seperti Milan,” ujar pelatih Red Star, Dejan Stankovic dikutip Fajar.

Sedangkan Stefano Pioli mengakui timnya masih kesulitan buat menang. Ya jelas, wong faktanya demikian. Namun dia bersyukur masih bisa lolos ke babak berikutnya.

“Sangat disayangkan kami tidak mengendalikan situasi dengan lebih baik, dengan operan dan pilihan yang lebih pas, tapi yang penting lolos setelah melawan tim yang menyulitkan kami di kedua leg,” katanya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here