Marah boleh-boleh saja, tapi tak perlu sampai membanting mikrofon. Itulah Slaven Bilic, pelatih asal Kroasia yang kini menangani West Ham United. Kesal akibat kebobolan pada menit-menit akhir, amarah pun diluapkannya dengan membanting benda tak bersalah itu.

Memang sungguh kasihan si mikrofon yang kena smackdown itu. Sudah diam-diam duduk manis di pinggir lapangan malah jadi kena batunya saat pemain West Bromwich Albion, Gareth McAuley, mencetak gol pada injury time. Pertandingan West Ham melawan West Brom pun jadi imbang 2-2.

Lantaran bobol pada menit segitu, Bilic secara spontan melempar mikrofon televisi yang tak berdosa itu. Sontak, wasit Michael Oliver memberikannya kartu sakti yang berwarna merah.

Memang tak ada benda lain selain mikrofon di dekat situ. Tak mungkin Bilic membanting pintu karena tak ada pintu di sana. Apalagi kalau sampai banting harga, bisa-bisa emak-emak yang bakal heboh menghampiri Bilic.

Hasil gambar untuk slaven bilic microphone
Detik-detik Bilic meng-smackdown mikrofon. (Mirror)

Bilic mengaku kesal dan frustrasi dengan gol tersebut. Dia juga sebal dengan wasit Oliver yang katanya dianggap kurang bagus dalam memimpin pertandingan.

“Kami sangat kecewa dan frustrasi. Kebobolan pada menit akhir setelah apa yang kami lakukan terutama dengan kinerja wasit yang merugikan kami, itu sangat membuat kami frustrasi. Wasit benar-benar sangat buruk,” kata Bilic dikutip Mirror.

Tak cuma kartu merah, Bilic yang dulunya juga pernah bermain di West Ham meski hanya sebentar itu akan menghadapi sanksi dari FA. Apalagi, buktinya sangat kuat dengan adanya rekaman dari kamera. Jelas ini bukan berita hoax yang lagi ramai itu.

Bilic dipastikan akan menjalani hukuman skors minimal satu pertandingan. Itu belum ditambah hukuman dari FA jika mereka mau menghukumnya. Juga belum ditambah biaya mengganti si mikrofon kalau sampai rusak. Mudah-mudahan saja bukan buatan Cina.

Pria berusia 48 tahun itu dipastikan tidak bisa mendampingi anak asuhannya menghadapi Watford. Bilic juga dipastikan kehilangan haknya dalam Pilkada dan tak bisa memilih gubernur DKI Jakarta karena dia bukan orang Jakarta.

Selain Bilic, asistennya yang bernama Nikola Jurcevic juga ikut-ikutan akan mendapat hukuman. Mungkin itu bentuk kekompakan antara pelatih dengan asistennya. Jurcevic dianggap melakukan protes berlebihan saat gol Sofiane Feghouli yang dianulir karena dianggap offside.

Jika keduanya dapat hukuman, West Ham akan menunjuk pelatih di bawah mereka berdua yang bernama Edin Terzic, yang usianya baru 33 tahun, atau pelatih kiper, Chris Woods.

Main photo credit: Sky Sports

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here