AC Milan beruntung bisa menahan imbang Atalanta yang tak pernah mereka kalahkan sejak tahun 2015. “Rossoneri” harus menerima hasil imbang 1-1 ketika bertamu ke Atleti Azzurri d’Italia. Mau tidak mau mereka harus puas soalnya bukan sedang main Master League yang bisa diulang kapan saja asal sudah di-save di memory card yang punya kapasitas 8mb.

Dengan tambahan satu poin tersebut cukup bagi Milan untuk mendapatkan tiket bermain di Liga Europa musim depan. Tidak perlu lagi repot-repot pesan tiket di pandamovies.com karena itu juga bukan website penyedia tiket maupun video-video tentang keseharian binatang panda.

Milan sebenarnya punya dua jalan untuk tampil di Liga Europa. Pertama dengan menjuarai Coppa Italia yang sudah mereka lewatkan kesempatannya. Kedua dengan finis di posisi keenam.

Tim besutan Gennaro Gattuso kini berada di peringkat keenam dengan 61 poin dan dapat dipastikan ikut ke Liga Europa. Sudah tidak mungkin terkejar oleh Fiorentina yang ada di posisi kedelapan dengan 57 poin, secara tak terduga takluk dari Cagliari 0-1. Sementara Atalanta berada di posisi ketujuh dengan total 60 poin.

Atalanta sebenarnya bisa saja menyalip Milan di laga terakhir pekan depan. Lalu Milan yang berada di posisi ketujuh bakal melakoni kualifikasi Liga Europa terlebih dahulu dan bisa saja gagal.

Namun, kepastian Milan mendapatkan tiket Liga Malam Jumat itu tetap 100 persen karena mereka berhak dari jatah runner-up Coppa Italia di mana Juventus sudah otomatis lolos ke Liga Champions.

Bermain di kandang sendiri, Atalanta menggempur pertahanan Milan sepanjang laga. Seolah Atalanta yang jadi tim papan atasnya, bukan Milan. Total mereka melepaskan 24 peluang meski hanya lima yang mengarah ke gawang. Sisanya entah mengarah kemana. Suka-suka yang menendang saja.

Sementara Milan justru tampak seperti tim yang sering di-bully-bully tim raksasa Serie A dengan hanya melepaskan lima tembakan dengan dua yang mengarah ke gawang.

Bermain di bawah rintik hujan tidak membuat para pemain mengenakan jas hujan 10 ribuan yang abang-abang penjualnya banyak muncul di bawah jalan layang ketika akan hujan. Babak pertama berjalan sangat alot seperti cireng kemarin. Kedua tim hanya mampu melepaskan masing-masing satu tembakan ke arah gawang.

Atalanta yang lebih banyak menciptakan peluang justru kebobolan lebih dahulu di menit ke-60. Tendangan semen kering alias keras Franck Kessie dari luar kotak penalti gagal dihentikan Etrit Berisha meski tangannya lebih panjang daripada lehernya.

Sudah kalah, Atalanta harus bermain dengan 10 orang setelah Rafael Toloi bertepuk tangan setelah mendapat kartu kuning. Padahal tidak habis menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Alhasil wasit kembali memberinya kartu kuning kedua karena dianggap melecehkan wasit.

Milan pun tak mau kalah dengan juga menurunkan jumlah pemainnya setelah Ricardo Montolivo diganjar kartu merah langsung pada menit ke-75 akibat pelanggaran kerasnya.

Kerja keras Atalanta untuk menyamakan kedudukan baru berbuah manis pada masa injury time. Sundulan Andrea Masiello yang menyambut umpan Josip Ilicic, gagal diantisipasi dengan baik oleh Gianluigi Donnarumma. Tepisan Donnaruma dengan tangan kanannya malah ditepis lagi dengan tangan kiri yang membuat bola masuk ke gawang.

Ketidaksinkronan Donnarumma lagi-lagi gagal membuahkan kemenangan Milan yang sudah di depan mata. Pertandingan berakhir dengan skor 1-1.

Akibat hasil imbang tersebut, Gattuso meminta agar para fans tidak memberikan kritik yang berlebihan kepada Donnarumma. Sebelumnya Donna memang jadi biang keladi akibat dua blunder-nya lawan Juventus di final Coppa.

“Jangan selalu menyalahkan dia. Saya pikir itu bukan kesalahannya. Itu adalah sundulan yang kuat dari jarak dekat. Gigio harus tetap tenang, dia masih berusia 19 tahun. Dia masih harus terus berkembang dan keasalahan adalah bagian dari permainan,” ujarnya dikutip dari Republika.

Meski cuma imbang tapi kan Milan sudah genggam tiket ke Liga Malam Jumat. Dipastikan tiap malam Jumat musim depan, para pemain Milan ini bakalan sibuk di lapangan, bukan di ranjang.

Ini juga peluang bagi Milan untuk menuntaskan dendam mereka kepada Arsenal. Kebetulan, Arsenal senasib juga dengan Milan. Serasi banget.

Main photo: usapostclick.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here