PSG non-Pati kembali tertahan pada laga pertama di tahun 2021 pada lanjutan Ligue 1. PSG yang berasal dari Paris dan bukan dari Pati Jawa Tengah itu bermain imbang 1-1 dengan Saint Etienne.

Padahal, PSG sudah mengganti pelatihnya dengan Mauricio Pochettino. Namun hasilnya belum memuaskan. Pada laga debutnya Pochettino itu cuma main seri.

Hal ini membuat “Panitia Liga dari Prancis” itu tertahan di peringkat dua Ligue 1. Jelas sebuah pemandangan yang rare karena biasanya PSG selalu berada di puncak. Namun kali ini justru Lyon yang di puncak.

PSG memang kesulitan musim ini karena menerima hasil inkonsisten. Dalam lima laga terakhir, PSG cuma menang dua kali, dua seri, dan sekali kalah.

Pada laga ini saja, mereka tertinggal lebih dulu dari Etienne. Idrissa Gana Gueye melakukan kesalahan kocak di pertahanan sendiri. Dia kepeleset lalu diserbu para pemain Etienne.

https://twitter.com/goal/status/1347116084042866688

Hal itu langsung dimanfaatkan pemain yang tak terkenal, Romain Hamouma, untuk menjebol gawang Keylor Navas yang malam itu pakai kolor.

Tiga menit berselang, PSG mampu membalasnya lewat tendangan memutar Moise Kean. Untung saja memutarnya 180 derajat, coba kalau 360 derajat, bisa-bisa dia menendang ke gawang sendiri.

Skor 1-1 bertahan dari menit ke-22 sampai akhir laga. Jadi tak perlu dibahas lagi bagaimana setelahnya.

Pochettino pun memberikan komentar di ajang perdananya itu.

“Ada sejumlah konsep yang coba kami terapkan dalam permainan di lapangan, saya senang melihat sikap dan pendekatan mereka terhadap hal itu dalam laga tadi,” ujar Pochettino disalin dari Kompas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here