Ajax Amsterdam harus merelakan mimpi mereka menjuarai Liga Europa musim ini setelah dikalahkan Manchester United (MU) 0-2. Namun, usaha mereka harus diapresiasi. Apalagi, hampir semua pemain starternya merupakan generasi milenial agak senior.

Peter Bosz menurunkan starting XI termuda sepanjang sejarah final kompetisi Eropa. Meski yang dihadapinya adalah tim besar pada masanya, MU, siapa sangka malah darah muda yang diturunkannya. Ya jelas saja, karena memang hampir semuanya pemain muda.

Matthijs de Ligt, bek Ajax, jadi bek pemain termuda yang pernah main di final kompetisi Eropa. Yakni hanya berusia 17 tahun 285 hari. Di Indonesia, umur segitu masih deg-degan nonton Brazzers dan Fake Taxi di warnet.

Lalu masih ada Kasper Dolberg, Andrea Onana, Davinson Sanchez, Jairo Riedewald, dan Bertrand Traore ikut menemani pemain termuda tersebut. Rata-rata berusia 21 tahunan atau bahkan lebih muda.

Jika dirata-rata, usia skuat Ajax adalah 22 tahunan. Hanya Lasse Schone pemain yang berusia kepala tiga. Itupun masih 30 tahun alias kelompok usia kepala tiga junior.

Namun, namanya darah muda walau salah tak peduli, berpikirnya sekali saja, tanpa menghiraukan akibatnya. Seperti pada lirik lagunya Rhoma Irama berjudul “Darah Muda”.

Pengalaman mereka belum ada apa-apanya. Yang diandalkan cuma nafsu saja. Itulah yang membedakan tim senior dengan tim yang masih piyik.

Hal itu diakui Bosz yang cukup kecewa dengan penampilan anak asuhannya yang tak seperti biasanya. Mungkin karena mental dan belum matang dalam menghadapi laga final.

“Saya tidak melihat Ajax yang biasanya, bermain sepak bola yang baik, menenkan dan dominan. Kami tidak bisa bermain dengan gaya kami sendiri. MU lebih berpengalaman dan lebih kuat secara fisik,” ujar Bosz yang kepalanya botak sok-sokan menyaingi Pep Guardiola.

Penyesalan memang selalu datang belakangan. Kalau di depan namanya down payment. Meski demikian, tentu saja Ajax memiliki masa depan cerah apabila pemain-pemainnya dibina dengan sungguh-sungguh. Kalau tak dibina dengan baik, nanti bisa kacau.

Bisa-bisa ada yang terjerumus pada lembah hitam narkoba, ngelem, main cewek hasil booking online, sampai geng motor yang sedang marak.

Main photo credit: Squawka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here