Butuh laga ketiga bagi Inter Milan untuk gacor dan menang di Seri A. Menangnya juga enggak kira-kira, yakni melumat habis Bologna dengan skor 3-0. Yang menarik, Radja Nainggolan yang baru debut langsung bisa bikin gol. Mashook, Pak Ekoo…!!

Inter memang cuma melongo saja dalam dua laga awalnya. Mereka kalah dari Sassuolo dan ditahan Torino. Tapi kini, di laga ketiga mereka benar-benar bisa teriak “Mashook, Pak Ekoo!!” karena rasanya begitu memuaskan. Apalagi, golnya juga bagus-bagus benar, meski masih kalah tajam dengan benda-benda yang dilempar si Pak Eko.

Di babak pertama, kedua tim masih malu-malu mencetak gol. Sepertinya keduanya juga tak mau mengalah. Padahal kalau tahu skor akhir 3-0 buat Inter, lebih baik Bologna tekan tombol ‘Quit’ biar enggak terlalu lelah dan malu.

Namun, Bologna yang namanya seperti Spagetti itu penasaran. Dia terus memberikan perlawanan kepada tim tamu. Mungkin dia pede karena merasa jadi tuan rumah.

Gol baru terjadi di babak kedua. Radja-lah yang menjadi aktor bagi keran gol “I Nerazzurri” yang belakangan lagi susah menang. Berawal dari operan standar Matteo Politano ke depan kotak penalti lawan, Radja cukup kontrol sekali lalu ditembaknya dengan mantap menemui sasaran. Cocok sekali sambil bilang “Masuk Pak Ekoo!”.

Kalau sudah coba sekali, selanjutnya ketagihan. Inter menambah gol melalui Antonio Candreva yang memanfaatkan umpan silang mendatar dari Ivan Perisic. Umpan Perisic sebenarnya akan biasa saja kalau tak ada lawan-lawannya. Candreva yang lari dari belakang, bukan turun dari atas, langsung mencocor bola tanpa minta-minta.

Perisic mengganjilkan kemenangan Inter jadi tiga setelah sempat melakukan aksi penipuan 378, lalu ditutup dengan tendangan “Masuk, Pak Eko” ke gawang Bologna.

Hasil ini akhirnya bisa bikin girang pelatih botak licin, Luciano Spalletti. Namun, meski sudah menang banyak, Spalletti tetap merasa timnya kurang garang di kotak penalti. Mungkin harus bikin 28 gol dulu dalam satu laga, baru lah bikin dia puas. Sepertinya, lini depan Inter masih kurang tajam dengan sendoknya Pak Eko.

“Ada tiga gol indah dan tim bisa melepaskan ketegangan karena setelah laga mulai Bologna membuka ruang dan coba menyerang kami. Kami seharusnya sedikit lebih berbahaya dan lebih kreatif sehingga memiliki kualitas di sepertiga akhir untuk memiliki keunggulan lebih cepat,” kata Spalletti.

Ya terserah apa kata Spalletti saja. Kalau menang mah bebas. Mashook, Pak Ekoo!

Main photo: Inter

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here