Real Madrid sudah menunjukkan tanda-tanda normal kembali meski dunia masih menjalani masa New Normal. Madrid sukses mempersembahkan kemenangan keenamnya berturut-turut di segala kompetisi, termasuk Liga Champions.

Pada era New Normal, Madrid memang tidak normal. Atau mungkin ikut dengan skema New Normal. Soalnya mereka kerap tampil kocak dan beberapa kali menerima kekalahan. Salah satunya dibantai Valencia dan dikalahkan Alaves.

Namun, belakangan Madrid mulai normal kembali. Yakni kembali ke jalur kemenangan seperti yang diinginkan para fans Los Blancos.

Menghadapi Granada, tim asuhan Zinedine Zidane itu mempersembahkan kemenangan 2-0. Casemiro membuka kemenangan setelah hampir main bola selama satu jam.

Bukannya capek main satu jam, Madrid justru bisa bikin gol. Setelah menyerang bertubi-tubi di babak kedua, gol yang dinanti-nanti datang juga.

Casemiro melompat tinggi merasa dirinya menjadi Cristiano Ronaldo. Mungkin bisa mengobati rasa kangen fans Madrid kepada Ronaldo.

Sundulan Casemiro yang melompat tinggi itu mampu menjebol gawang Granada. Persis seperti apa yang biasa dilakukan Ronaldo pada masanya.

Skor 1-0 bertahan hingga 30 menit ke depan. Karim Benzema akhirnya mengubah skor jadi 2-0 pada Injury Time. Padahal tendangannya pelan, tapi cukup bikin heran. Kok ya tendangan pelan begitu bisa masuk.

Meski menang, Zidane mengakui kesulitan menghadapi Granada. Mereka bisa saja kalah jika tak mampu mengantisipasinya di babak pertama.

“Ini pertandingan yang sulit dan itulah yang kami alami. Mereka datang untuk menekan,” kata Zidane seperti dikutip dari Marca.

“Babak pertama sulit dan yang kedua jauh lebih baik. Saya sangat senang terhadap para pemain karena pertandingan ini tidak mudah. Kami pantas menang dengan tampilan babak kedua,” sambungnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here