AS Roma melangkah ke semifinal meski mainnya kurang enak dilihat saat melawan Ajax Amsterdam. Bahkan mereka nyaris saja tersingkir andai tak dibantu VAR. Beruntung, Roma masih bisa menahan seri 1-1 pada laga leg kedua ini.

Roma memang meraih kemenangan 2-1 di kandang Ajax pada leg pertama minggu lalu. Di leg kedua, sejatinya Roma tinggal tahan seri saja. Kalaupun kalah cukup 0-1 saja jangan lebih dari itu. Jangan sampai jadinya dibantai 0-2, 0-3, bahkan 0-8 atau lebih.

Nah, Ajax memang memasang mode ‘very attacking’ di settingan mereka. Sementara Roma lebih banyak bertahan bahkan permainan Roma cenderung main di bawah standar. Entah standar miring atau standar dua.

Ajax pun berhasil mencetak gol saat babak kedua berjalan empat menitan. Brian Brobbey yang lepas dari pengawalan sekuriti sukses mencetak gol usai melewati kiper Pau Lopez.

Hanya berselang tujuh menit, Ajax mencetak gol lagi. Dusan Tadic memanfaatkan bola muntah tepisan Lopez. Jika skor 2-0 dan bertahan sampai akhir maka Ajax yang berhak lolos ke semifinal.

Sayangnya, ada teknologi bernama VAR yang bikin pemain Ajax bermuka masam. Padahal sebelumnya sudah girang.

Setelah dicek VAR, terjadi pelanggaran lebih dulu dari Nicolas Tagliafico terhadap Henrikh Mkhitaryan. Selamatlah nyawa Roma saat itu.

Sebaliknya, Roma justru bisa mencetak gol penyama kedudukan lewat sontekan Edin Dzeko memanfaatkan bola pantul umpan silang Riccardo Calafiori. Skor 1-1 bertahan sampai akhir.

SHARE
Previous articleMU Melaju, Granada Bikin Netizen Pilu
Next articleArsenal Keren Bat, Praha Cuma Bisa Bikin Surat
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here