Italia masih menjaga rekor kemenangan 100 persen dalam kualifikasi Piala Eropa 2020. Tim berjuluk “Si Biru” yang kali ini cuma celananya doang yang biru itu berhasil mengalahkan tuan rumah Armenia, 3-1.

Tim asuhan Roberto Mancini itu memang sudah menang lima kali, tanpa merasakan hasil imbang dan kekalahan. Semoga saja mereka tidak sombong dan takabur. Biasanya kalau sudah kayak begini suka sombong lalu mainnya malas-malasan, ujung-ujungnya kalah.

Dalam laga ini, Italia juga sepertinya cukup kesulitan melawan Armenia. Padahal bola yang dipakai tetap sama, sama-sama berbentuk bulat macam punyanya Duo Semangka.

Gli Azzurri” tertinggal lebih dulu lewat gol Alexander Karapetian saat laga baru berjalan 11 menitan. Tendangan Karapetian bersarang di gawang Gigi Donnarumma yang telat dicegah oleh Leonardo Bonucci.

Italia baru bisa membalas 25 menitan kemudian lewat Andrea Belotti. Umpan silang yang sebenarnya lurus itu sukses dicocor Belotti ke gawang yang berbentuk kotak itu.

Di babak kedua, Karapetian mendapat kartu kuning kedua sehingga dia harus keluar lapangan. Kalau mau melanjutkan pertandingan, silakan lanjutkan di luar alias tak diizinkan lagi main bersama rekan-rekannya di stadion.

Mendapat keunggulan jumlah pemain ternyata tak langsung membuat Italia leluasa. Armenia jadi main bertahan, parkir bus, bus-busnya jenis Lorena, Dewi Sri, sampai Transjakarta merek Scania. Hal itu malah menyulitkan Italia.

“Kartu merah Armenia juga merugikan kami. Armenia hanya fokus bertahan dengan 10 orang dan sema sekali tak memberikan ruang. Jika mereka masih bermain dengan 11 orang, tim ini pasti akan memilih bermain menyerang,” ujar Mancini.

Untung lah, Italia masih ada takdirnya buat menang. Sundulan Lorenzo Pellegrini memanfaatkan umpan Bonucci berhasil dipoles dengan jidat bagian depannya.

Tak lama kemudian, Belotti makin memperlebar jarak kemenangan Italia setelah membuat gol berbau-bau bundir alias bunuh diri. Soalnya, tendangan Belotti ini mengenai tiang yang memantul keluar lalu masuk lagi gara-gara kena kiper Aram Harapetyan. Kalau di gim FIFA atau PES biasanya sudah terhitung gol bunuh diri.

Italia akan menghadapi ujian selanjutnya lawan Finlandia yang berada di posisi kedua. Kalau mau lebih aman ya harus menang.

Main photo: @azzurri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here