Selalu ada hikmah dari sebuah kegagalan. Meski gagal jadi juara untuk ketujuh kalinya, Juventus ternyata mendapat apa yang tak didapat Real Madrid di Liga Champions musim ini. Yakni jadi tim paling banyak dapat duit dari UEFA selama setahun belakangan.

Juve memang kalah banyak di final dari Madrid. Namun, ternyata “La Vecchia Signora” malah dapat uang lebih banyak dari lawannya itu. UEFA memang baik banget bagi-bagi duit di bulan Ramadhan, semoga UEFA diberikan keberkahan. Apalagi menjelang lebaran.

“Si Nyonya Tua” meraih 109 juta euro (Rp 1,6 triliun) dari kompetisi antar-klub paling bergengsi di Eropa itu. Tadinya, jika menang, Juventus akan mendapatkan 113 juta euro. Pendapatan tersebut diperoleh dari UEFA, sponsor, hak siar TV, dan penjualan tiket. Sementara Madrid cuma bawa pulang 80,9 juta euro.

Bahkan, den membuat mereka menjadi klub pertama yang memecahkan rekor pendapatan di atas 100 juta euro. Pendapatan Juventus tersebut mengalahkan pendapatan klub lain manapun di dunia.

Kenapa bisa lebih tinggi dari Madrid? Itulah yang jadi pertanyaan. Usut punya usut, Juve dapat uang segitu karena cuma ada dua wakil saja dari Italia di Liga Champions. Harusnya jatahnya dibagi tiga, Juventus, Napoli, dan Roma.

Namun, Roma sepertinya masih enggan main di Liga Champions. Masih malu-malu meski kadang mau. Roma tanpa Irama gugur di babak kualifikasi karena kalah oleh Porto. Dengan demikian, Juventus hanya berbagi hak siar dengan Napoli, yang gugur di babak perdelapan final oleh Madrid.

Seperti halnya Juventus, Napoli juga meraih pendapatan yang cukup besar, yakni 65,7 juta euro. Meski hanya sampai babak 16 besar, pendapatan Napoli bahkan mengalahkan Atletico Madrid, yang melaju hingga babak semifinal, yang cuma mendapatkan 59,9 juta euro.

Ya lumayan lah, buat tambahan uang jajan. Bisa dipake buat jajan cilok bakar sampai tempe mendoan.

Main photo: Youtube (Fab Cande)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here