Italia terus berlari dengan kencang di Piala Eropa 2020 yang diselenggarakan di 2021 ini. Setelah menang 3-0 atas Turki, Italia men-copas skor tersebut saat bertemu Swiss. Benar-benar template sekali.

Italia memang tampil sempurna dan nyaris tanpa celah. Mereka terus melanjutkan tren kemenangan yang sudah puluhan kali berturut-turut itu. Bahkan menjaga cleansheet juga. Pokoknya puja-puji ditujukan ke timnya Roberto Mancini ini.

Padahal, Italia bisa dibilang memiliki pemain yang biasa-biasa saja saat ini. Hampir tidak ada pemain mega bintang. Paling cuma Giorgio Chiellini, Leonardo Bonucci, Jorginho, Lorenzo Insigne, dan Marco Verratti saja yang sudah sering main di level top Eropa.

Sisanya masih level lokalan. Belum banyak main di kompetisi top Eropa, bahkan sebagian di antaranya belum pernah merasakan main di Liga Champions.

Ternyata dengan skuat yang biasa-biasa saja itu sukses disulap oleh Mancini menjadi sebuah kekuatan dan kesolidan. Mereka dua kali main di Euro benar-benar sempurna. Asal jangan sampai habis bensin saja, main di 16 besar tahu-tahu kalah. Kasihan itu fans-nya di-PHP tingkat tinggi kalau begitu caranya.

Azzurri” mencetak gol pertamanya lewat Giorgio Chiellini. Sudah selebrasi segala macam ternyata cuma prank dari wasit. Gol Chiellini dianulir karena dianggap handball. Sudah gitu, tak lama kemudian Chiellini keluar lapangan gara-gara cedera. Apes betul itu pemain, mungkin gara-gara ada DNA Juventusnya.

Untung saja beberapa menit kemudian Italia mencetak gol betulan. Lewat sebuah kerja sama osore wancu jarak jauh antara Manuel Locatelli dan Domenico Berardi.

Locatelli memberikan long pass asoy kepada Berardi, kemudian Berardi melakukan tusukan sampai ke kotak penalti dan memberikan umpan silang mendatar ke depan gawang Swiss lalu disambut Locatelli yang baru saja berlari kencang maju ke depan. Benar-benar Sassuolo connection banget.

Di babak kedua, Locatelli kembali jadi buah bibir para netizen. Entah bibirnya siapa. Bibir Nikita Mirzani boleh juga, seksi-seksi gimana gitu.

Tendangan dari luar kotak penalti melesat tajam ke gawang Yann Sommer. Sommer cuma bengong saja memandangi tendangan itu dengan takjub.

Menjelang akhir laga, Italia mengganjilkan kemenangan lewat tendangan dari luar kotak penalti juga oleh Ciro Immobile. Setelah membuang dua peluang sayang, Immobile membayar tuntas kepercayaan para pemain Fantasy League yang mengandalkannya menjadi kapten.

Saya beruntung karena saya memiliki beberapa pemain yang sangat bagus yang suka bermain. Mereka menikmati permainan di lapangan dan suka mengambil risiko. Para pemain adalah orang-orang yang pantas mendapatkan pujian,” kata Mancini dikutip Bolasport.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here