Deportivo Alaves memastikan diri masuk ke babak final Copa del Rey usai mengalahkan Celta Vigo. Klub asal Spanyol itu mencatatkan goresan tinta besar bagi sejarah klub untuk lolos ke final Copa del Rey pertama kalinya.

Alaves yang kayak ingus suka keluar masuk divisi utama La Liga merasa sangat gembira dapat ke final, meski pertandingannya bikin kantuk dan mulut para penonton menguap. Apalagi jika ditonton di Indonesia, mainnya jam 3 pagi, saat lagi ngantuk-ngantuk-nya. Dihajar kopi Torabika dan Kapal Api juga kurang menendang.

Alaves dan Celta Vigo memang menjalani pertandingan yang membosankan. Keduanya sama-sama tak ada yang mau mengalah. Pada cari aman karena di leg pertama berakhir 0-0.

Namun, gol yang dinanti-nantikan bagai menanti cucu pertama itu akhirnya datang juga. Adalah Edgar Mendez yang entah datang dari mana bisa mencetak gol cukup cantik pada menit ke-82.

Kemenangan ini jelas bikin mereka gembira dan terbuai sampai berhari-hari. Maklum, klub berjuluk Babazorrosi itu memang tim gurem yang jarang berprestasi. Bisa bertahan di La Liga lebih lama saja sudah bagus banget buat mereka.

Tapi, gitu-gitu Alaves juga pernah lolos ke final Piala UEFA tahun 2001. Tapi akhirnya kalah menyesakkan 4-5 di babak ekstra time gara-gara gol bunuh diri Delfi Geli yang bikin geli dan sedih.

Alaves akan menghadapi klub dari luar Planet Bumi, Barcelona. Jelas ini pertarungan David versus Goliath, atau Warteg Kharisma versus Restoran Seribu Rasa.

Main photo credit: AS English

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here