Real Madrid benar-benar bermental juara. Sudah tertinggal 0-1 dari Valencia dan diserbu habis-habisan, mereka mampu comeback jadi 2-1 di penghujung laga.

Kasusnya sama kayak waktu lawan Inter Milano di Liga Champions kemarin. Sepanjang laga disikat habis oleh Inter yang tampil di depan suporternya sendiri, tapi tidak tembus-tembus. Eh malah bisa bikin gol menjelang akhir laga dan menang 1-0.

Lawan Valencia juga sama. Main di kandangnya tim kampret, Madrid terus mendapat tekanan dari “Los Che“. Padahal suporter Valencia sudah kayak apa gemuruhnya buat menjatuhkan mental Madrid.

Mereka bahkan unggul duluan 1-0 lewat gol berkelas dari Hugo Duro. Tendangan setengah voli dari Duro tak mampu dicegah oleh kiper bertangan panjang dan berhidung non-pesek, Thibaut Courtois.

Namun, bukan Madrid namanya kalau menyerah begitu saja. Hanya dalam dua menit menjelang akhir laga, mereka mampu kombek.

Pada menit ke-86, tendangan Vinicius Junior yang tak pernah Senior mengenai anggota tubuh dari bek Valencia dan bola berubah arah. Kiper Giorgi Mamardashvili cuma bisa terpana mati langkah.

Lalu pada menit ke-88, giliran Karim Benzema yang bikin gol. Kalau tadi Vinicius yang jadi pencetak gol dan Benzema jadi pengumpannya, kini gantian. Benzema yang bikin gol, Vinicius yang jadi pengumpannya. Kompak banget ini kedua saudara beda bapak dan beda ibu itu.

Vinicius dengan cermat memberikan umpan silang ke Benzema. Benzema lalu menyundul bola lebih cepat dari sergapan tangan Mamardashvili, kiper yang baru dikenal.

Skor 2-1 pun bertahan sampai sekarang. Tidak berubah menjadi 2-5 atau 2-8.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here