Ada yang familiar dengan nama “Wanda” selama Piala Dunia berlangsung? Kalau Anda perhatian, pasti ngeh dengan tulisan “Wanda” di papan sponsor warna biru di pinggir lapangan semua pertandingan Piala Dunia. Kalau nonton dari TV, pasti kelihatan jelas, tak usah repot-repot datang ke stadion di Rusia buat melihatnya.

Bukan, Wanda di situ pasti bukan Wanda Hamidah, Wanda Maximoff, atau Wanda Nara istrinya Mauro Icardi. Wanda yang suka nongol di Piala Dunia adalah perusahaan properti asal China yang memang jadi salah satu sponsor resmi Piala Dunia 2018 di Rusia.

Seperti dikutip dari Katadata, dari 34 slot sponsor yang ditawarkan untuk turnamen Piala Dunia 2018, ada 19 slot sponsor yang terisi. Dari jumlah slot sponsor yang terisi, tujuh di antaranya berasal dari China.

Mulai dari perusahaan telepon seluler Vivo Communication Technology, perusahaan elektronik Hisense Group, perusahaan susu Mengniu Dairy, perusahaan skuter listrik Yadea Technology Group, Zhidianyijing Virtual Reality Technology, dan Diking China. Satu lagi ya Wanda Group itu tadi.

Hasil gambar untuk wanda world cup match
Si Wanda selalu setia di pinggir lapangan menemani hakim garis. (Source: Video – Toggle)

Dari sekian banyak sponsor dari China, mungkin Vivo dan Wanda yang akrab banget di layar kaca. Vivo mungkin sudah banyak orang Indonesia yang tahu. Suka banyak booth-nya di depan Indomaret atau Alfamart.

Sedangkan Wanda? Kalau dengar nama ini pasti ingatnya Wanda Hamidah yang masih tetap cantik dan bugar walau sudah berusia 40 tahun. Tidak banyak yang tahu siapa itu Wanda, yang rajin menemani hakim garis di pinggir lapangan pertandingan Piala Dunia.

Dalian Wanda Group merupakan perusahaan konglomerasi properti dan hiburan. Kalau di sini mungkin seperti Agung Podomoro, Agung Sedayu, Ciputra, Lippo Karawaci, dan Sinarmas Land.

Enggak cuma kawasan perumahan dan gedung bertingkat saja yang dibangun. Tapi juga membangun hotel, fasilitas kesehatan, olahraga, mal, dan masih banyak lagi. Tapi yang jelas, bukan mereka yang membangun Dufan beserta patung Gaban dan Bianglala-nya itu.

Bahkan, mereka merupakan perusahaan China yang mampu mengakuisisi perusahaan Amerika terbesar dengan mengakuisisi operator perfilman, AMC Theatres, pada 2012.

Hasil gambar untuk wanda group
Kerja sama dengan FIFA buat Piala Dunia. (Source: Wanda Group)

Berdasarkan penelusuran Bolatory ke Wikipedia, Wanda Group ini sudah besar banget. Bahkan anak perusahaannya beranak pinak. Salah satu dari anak perusahaannya juga ada yang menguasai 20% saham Atletico Madrid. Itulah mengapa, stadion baru Atletico bernama Wanda Metropolitano. Berasal dari situlah nama si Wanda.

Ketertarikan mereka pada olahraga bukan cuma saat ini saja. Tapi sudah sejak lama ketika menjadi sponsor utama Liga Super China dari 1994 sampai 2000. Mereka juga pemilik klub Dalian Wanda FC.

Kaitannya dengan FIFA, mereka sudah menjalin kerja sama dengan otoritas sepak bola tertinggi di dunia itu dari 2016 sampai 2030. Itu artinya, Wanda Group menjadi sponsor empat Piala Dunia sekaligus (2018, 2022, 2026, dan 2030. Jadi jangan heran dan bosan nama Wanda Group bakal ada lagi di Piala Dunia Qatar, AS-Meksiko-Kanada, dan berikutnya lagi.

Tidak cuma Piala Dunia, beberapa turnamen di bawah FIFA seperti Piala Konfederasi dan Piala Dunia Antar-klub juga bakal mereka hiasi lambang bertulisan “Wanda” berwarna biru di papan sponsor.

Luar biasa sekali si Wanda ini.

Hasil gambar untuk wanda mall

Hasil gambar untuk wanda property
Ini salah satu bikinannya Wanda Group di China, Theme park dan pusat perbelanjaan. (Source: Wanda Group)

Main photo: Daily Maverick

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here