Real Madrid menang besar pada partai ketiga La Liga musim 2018/2019. Menjamu Leganes di Santiago Bernabeu, “Los Blancos” meraih kemenangan meyakinkan 4-1 atas tamunya. Kemenangan ini juga menegaskan bahwa Madrid tetap tajam dan produktif meski telah kehilangan Cristiano Ronaldo yang hengkang ke Juventus.

Memang, selama kurang lebih delapan musim terakhir, daftar pencetak gol Madrid selalu dipimpin oleh Ronaldo. Nama-nama macam Karim Benzema dan Gareth Bale hanya bisa jadi rakyat jelata saja dengan antri di belakangnya.

Namun kepergian Ronaldo di musim ini sepertinya bukan jadi masalah besar bagi Madrid. Sementara sang mantan kesulitan untuk mencetak gol pertama di Serie A, kini nama-nama yang sempat berada di bawah bayang-bayang Ronaldo mulai menunjukan kualitas.

Setelah Ronaldo pergi, kini para pemain Madrid secara bergantian berhasil mencetak gol. “Kepergian Membawa Berkah” jika dijadikan judul FTV di SCTV. “Los Blancos” terbukti masih galak dengan mencetak 10 gol dari tiga pertandingan.

Karim Benzema yang performanya sempat angot-angotan, kini kembali tajam di bawah asuhan Julen Lopetegui. Striker berwajah tampan strategis itu mencetak dua gol dalam kemenangan Madrid melawan Leganes. Kini striker asal Prancis itu total telah mencetak lima gol dari semua kompetisi di musim ini.

Terkait dengan performa Benzema yang makin menanjak macam jalanan ke Puncak Bogor, Lopetegui yakin bahwa anak asuhnya akan mencetak banyak gol untuk Madrid di musim ini.

“Kenapa tidak? Kenapa dia tak bisa membuat 30-40 gol (di musim ini),” ucap Julen Lopetegui usai Madrid menghantam Leganes 4-1.

https://twitter.com/brfootball/status/1035995280921903104

“Yang terpeting dalam tim dan gol adalah kerja seluruh tim. Benzema pemain hebat, dan akan selalu menjadi pemain hebat. Apa yang dia lakukan kini adalah hasil kerja kerasnya,” lanjut sang pelatih dikutip dari Detik.

Kemenangan atas Leganes membuat Madrid berada di puncak klasemen sementara La Liga dengan sembilan poin. Sementara Leganes terlempar ke posisi-19 akibat dua kekalahan dan sekali imbang.

Pada jalannya pertandingan, Madrid unggul terlebih dahulu melalui gol dari Bale di menit ke-17. Mendapat umpan dari Dani Carvajal, Bale melakukan tendangan voli jarak dekat yang masih bisa di-spike oleh kiper Leganes. Namun bola nekat masuk ke gawang dan menjadi gol.

Tujuh menit berselang, Leganes berhasil membalas melalui titik putih. Pelanggaran terjadi setelah Casemiro menjatuhkan Eraso di kotak penalti. Thibaut Courtouis yang melakukan debut belum bisa pamer kehebatan dengan menahan tendangan tersebut. Skor menjadi 1-1 yang bertahan hingga akhir babak pertama.

Pada paruh kedua, Madrid langsung bergerak cepat dengan mencetak gol di awal laga. Umpan silang Marco Asensio berhasil diselesaikan dengan tandukan oleh Benzema. Untung belum sempat selebrasi sebab wasit menganulir gol tersebut. Malunya luar biasa soalnya kalau tidak jadi gol. Namun setelah melihat VAR, wasit mengesahkan gol tersebut.

Pada menit ke-61 Benzema kembali mencetak gol keduanya dengan tendangan mendatar ke ujung gawang. Andai gawang tidak ada ujungnya, mungkin malah tidak akan bisa gol. Skor menjadi 3-1 untuk Madrid.

Gol terakhir Madrid disumbangkan oleh sang pemain antagonis yaitu Sergio Ramos melalui titik penalti. Tendangannya berhasil mengelabui kiper Leganes yang arahnya saling bertolak belakang dengan bola macam dua kutub magnet. Madrid mengakhiri pertandingan dengan kemenangan 4-1.

https://twitter.com/brfootball/status/1035966617622990849

Main photo: cableondasports.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here