Manchester City mencoba terus merangkak ke papan atas Liga Primer setelah beberapa pekan lagi kembali jadi tim medioker. Ketika bertemu sesama tim medioker, Arsenal, City berhasil menang dengan skor setipis kertas bawah bakpau, 1-0.

City berhasil mencetak satu-satunya gol semata wayang di laga ini padahal baru berjalan 26 menit. Dikiranya habis itu bakal nambah lagi ternyata enggak.

Raheem Sterling mencetak satu-satunya gol dengan mudah setelah menerima muntahan dari kiper Bernd Leno. Muntahan di sini bukan muntah dari mulutnya Leno, kan jijik banget kalau dia ambil muntahan Leno.

Muntahan yang dimaksud adalah bola tepisan dari tendangan Phil Foden. Sterling bersyukur bola jatuh ke kakinya sehingga dia tinggal menendang lagi saja ke gawang.

Arsenal berusaha mencetak gol balasan sepanjang sisa laga. Namun usahanya masih kurang keras dan giat. Harus dicoba lagi tahun depan.

Kendati menang, Pep Guardiola merasa timnya masih belum maksimal karena cuma menang 1-0. Maunya menang 6-1 atau 7-2 gitu biar kayak tim sebelah.

Selain itu, City juga masih di papan tengah lagi cosplay jadi medioker. Jadi kalau permainan seperti ini masih belum cukup.

“Kami masih sedikit jauh dari penampilan terbaik kami yang kami harapkan tetapi karena banyak alasan itu tidak mungkin,” ucap Pep.

Sedangkan Mikel Arteta sangat menyesali peluang-peluang anak asuhnya masih banyak yang gagal dikonversi jadi gol. Sayangnya masih belum rejeki.

“Kami menciptakan sejumlah peluang emas, mungkin dua sampai tiga. Kami harus mengonversinya jadi gol seandainya ingin memenangkan laga-laga seperti ini,” tutur Arteta, dikutip Goal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here