Sungguh memalukan, pelatih sekelas Antonio Conte yang gajinya mencapai Rp 100 miliar setahun, rupanya tidak malu-malu untuk meminta hak orang lain. Jika urusan perut sudah bicara, maka tak ada rasa malu lagi untuk meminta.

Permohonan kue oleh Conte memang tidak seperti yang dinegatifkan pada judul artikel ini. Sebaliknya, Conte meminta belas kasih seorang wartawan dengan penuh kehangatan, sehangat mbak-mbak teller di bank. Pelatih Chelsea itu memang benar-benar kelaparan usai pertandingan melawan Leicester yang dimenangkan timnya itu.

Rupanya, Conte yang sempat mengalami gejala kebotakan itu tidak fokus saat menjalani konferensi pers pasca-pertandingan. Usut punya usut, cacing-cacing di perut Conte ini mulai ber-marching-band.

Entah karena tidak dikasih makan oleh istri atau klubnya, pokoknya perut Conte merasa tidak enak dan dia tanpa malu-malu bertanya ke seorang wartawan. Awalnya basa-basi, selanjutnya ambil sendiri.

“Apakah kuenya enak? Saya iri dengan Anda yang sedang menikmati kue itu. Jika Anda bisa menawarkan sedikit, saya akan mencobanya. Bisakah saya mencobanya?” tanya Conte sambil basa-basi dengan bahasa Inggris terbata-bata.

Seorang bapak-bapak wartawan yang tidak diketahui usianya memang tertangkap mata oleh Conte sedang memegang piring berisi sepotong kue. Tanpa ragu-ragu wartawan tersebut langsung memberikannya ke Conte dan langsung dilahapnya tanpa dengan bunyi “hap”.

“Silakan Anda menikmatinya. Merupakan kebahagiaan bisa berbagi dengan Anda,” tutur wartawan tersebut yang belum diketahui dari media mana.

Conte kemudian mengucapkan terima kasih sambil mengacungkan jempol. Dia kemudian mengaku bahwa perutnya memang sedang butuh asupan gizi.

“Terima kasih. Kuenya enak, saya memang belum makan. Saya memang lapar,” ujar Conte sambil memegangi perutnya dan tersipu malu.

Sontak, ulah Conte ini menjadi bahan tertawaan satu ruangan. Conte cukup menghibur rekan-rekan jurnalis yang sedang sibuk bekerja. Ada-ada saja, bung!

Main photo credit: Youtube MightyBluesNews

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here