Paris Saint-Germain berhasil menuntaskan perlawanan sengit dari Angers SCO pada pertandingan lanjutan Ligue 1. Pada pertandingan yang digelar di Stade des Princes, “Les Parisiens” secara susah payah akhirnya berhasil menang 3-1 atas lawannya.

Pertandingan berlangsung sengit pada babak pertama. Berstatus juara musim lalu nyatanya tak membuat PSG bisa menang dengan modal keyakinan saja. Mereka kepayahan meladeni permainan dari Angers yang  kerap melakukan serangan balik.

Alhasil babak pertama berakhir dengan kedudukan 1-1. Namun kecerdikan pelatih Thomas Tuchel membuat PSG akhirnya bisa membalas dan meraih kemenangan. Pada babak pertama, tim asal Paris tersebut memainkan pola 3-4-1-2 yang berubah menjadi 4-3-3 pada babak kedua.

Aksi cepat tanggap macam petugas Damkar dari Tuchel tersebut akhirnya membuat PSG berhasil menang. Hal ini menuai pujian dari pemain PSG yaitu Marquinhos. Bek yang tidak andal berbahasa Bali ini juga memberikan pujian kepada Angers yang bermain baik menurutnya.

“Perubahan taktik mengubah hasil pertandingan. Kita harus percaya dengan pelatih, dengan filosofinya. Taktik pertamanya tak berhasil, dia mengubah langsung cara bermain. Dia (Tuchel) sangat cerdas, ia mampu melihat situasi dengan cepat,” ujar Marquinhos yang dikutip dari Football5star yang juga kutipan dari Canal Plus.

“Di babak pertama, mereka membangun tembok dan sulit bagi kami untuk menemukan celah. Angers menguasai kami di babak pertama,” ujarnya.

Pada jalannya pertandingan, PSG sejatinya mendominasi laga. Bahkan mereka hanya butuh waktu selama 12 menit saja untuk bisa unggul. Maklum saja, pada pertandingan itu mereka menurunkan tiga striker angker yang bukan singkatan dari “Anak Kereta”, yaitu Kylian Mbappe, Neymar, dan Cavani.

Belum bertanding saja, kiper lawan sudah gemetar mendengarnya. Tiang gawang pun sepertinya sudah menyiapkan diri untuk kemasukan bola berulang kali.

Berawal dari tusukan Neymar di sisi kanan, bola disodorkan ke depan kotak penalti. Dengan modal menyentuh bola sedikit saja, Cavani membuat namanya tercatat di papan skor.

Namun selang sembilan menit kemudian, Angers membalas melalui eksekusi penalti Thomas Mangani. Tanpa kesulitan ia menaklukan Areola yang jadi tukang jaga gawang pada pertandingan itu.

Pada babak kedua PSG makin gencar melakukan serangan. Hasilnya umpan dari Angel Di Maria berhasil dimanfaatkan Mbappe untuk menjadi gol. Umpan silang di Maria disambut dengan tendangan voli meski sedang main bola. Kedudukan menjadi 2-1.

PSG akhirnya memastikan kemenangan melalui gol Neymar yang menjadikan skor 3-1 untuk tim tuan rumah. Pada menit ke-66 sodoran dari Mbappe berhasil diteruskan Neymar untuk masuk ke dalam gawang tanpa harus ikut ujian.

Hingga berakhir kedua tim tidak mampu mencetak gol tambahan yang membuat pertandingan berakhir dengan kemenangan PSG 3-1.

Main photo: footballpremium.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here