Meksiko memastikan diri menjadi juara turnamen Piala Emas CONCACAF 2019 setelah mengalahkan Amerika Serikat di partai puncak. Skor tipis 1-0 cukup untuk membuat “Los Tricolores” memupuskan harapan pendukung tuan rumah.

Hasil ini jelas cukup menyesakan untuk seluruh fans sepak bola di Amerika. Sebab selang beberapa jam sebelumnya, timnas wanita mereka berhasil menjuarai Piala Dunia Wanita yang digelar di Prancis.

Tentu saja apabila Amerika berhasil menjuarai Piala Emas, hal itu akan menjadi halaman baru dalam lembaran sejarah sepak bola mereka.

Meski sebenarnya Piala Emas itu tidak bergengsi-gengsi amat juga. Pesertanya saja negara-negara di Amerika Tengah yang bisa dibilang tidak terlalu kuat. Tim macam Barcelona, Real Madrid, atau Bayern Munchen saja tidak ada di turnamen tersebut.

Tapi namanya kalau angkat piala pasti akan membanggakan. Lumayan medalinya bisa dipajang di lemari di rumah. Apalagi meraihnya dalam waktu yang bersamaan dengan sepak bola wanita.

Tapi kenyataannya tidak semudah itu mengawinkan gelar timnas pria dan wanita. Sang manten pria kena tekel saat otw pelaminan yang membuat mereka gagal menggelar ‘resepsi’.

https://twitter.com/BleacherReport/status/1148080098504953856

Memang kalau melihat dari sejarah pertemuan kedua tim di ajang tersebut, Meksiko selalu jadi mimpi buruk tim dari negeri “Paman Sam”.

Keduanya sempat bertemu di final ajang yang sama pada 2009 dan 2011. Tapi keduanya juga berakhir dengan kegagalan. Dari total enam pertemuan di partai final Piala Emas CONCACAF, Amerika hanya meraih satu kemenangan dari Meksiko.

Pada laga yang digelar di Soldier Field, Chicago, Amerika tampil menyerang sejak peluit awal dibunyikan. Baru lima menit laga berjalan, Christian Pulisic melakukan akselerasi ke dalam kotak penalti.

Cukup kencang juga larinya. Tapi belum bisa masuk ke dalam golongan pemain RX-King sepertinya. Paling-paling levelnya baru sampai di Yamaha F1Zr saja. Bunyi knalpotnya saja yang nyaring.

Sayang tendangan Pulisic dari jarak dekat mampu dimentahkan oleh Guillermo Ochoa. Dua menit berselang giliran Jozy Altidore yang membahayakan gawang Meksiko. Sayang tendangan datarnya di dalam kotak penalti hanya bisa jadi gol andai gawang lebih lebar 20 meter lagi.

Sejumlah peluang emas dihasilkan oleh Amerika Serikat. Namun justru Meksiko yang memecah kebuntuan di babak kedua, tepatnya di menit ke-73.

Kerja sama cantik Raul Jimenez dan Jonatahan dos Santos diakhiri dengan tendangan L1+kotak dengan tambahan R2 sepertinya karena bola terlihat melambung dan mengarah ke ujung gawang. Cantik pokoknya.

Gol itu jadi satu-satunya gol di laga final tersebut. Meksiko berhak meraih gelar kedelapan mereka di ajang Piala Emas CONCACAF dan menjadi raihan terbanyak. Amerika tertinggal satu raihan dari Meksiko dengan koleksi tujuh trofi.

“Saya rasa kami bermain dengan kurang tenang. Ketika Anda berbicara tentang langkah yang harus diambil tim, kami sudah sangat dekat tetapi kami tidak bisa menunjukan performa maksimal,” ujar pelatih Amerika, Gregg Berhalter dikutip dari BBC.

Main photo: @espnstatsinfo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here