Paris Saint-Germain secara tidak mengejutkan meraih kemenangan telak atas tim aca-ucu bernama Le Mans. Pada laga lanjutan Coupe de France, PSG menang telak dengan skor 4-1.

Biasa saja kalau PSG yang menang. Jago-jago semua isi skuatnya. Kalau kalah baru heboh. Apalagi lawannya hanya tim dari kasta kedua liga Prancis. Peringkat ke-18 pula. Sudah hampir tidak ada harapan sepertinya mereka bertemu dengan PSG.

Bukan PSG yang beruntung, tapi mereka yang sial sekali. Masih di babak 16 besar sudah ketemu dengan tim anak sultan. Kalau sudah di final lalu kalah dari PSG mungkin bakal lebih lega kalahnya.

Pada jalannya laga yang digelar di MMArena, anak asuh Thomas Tuchel secara bergantian menggilir gawang Le Mans untuk mencetak gol. Keempat starter lini serang PSG sampai kebagian jatah masing-masing satu gol ke gawang tim tuan rumah.

Les Parisiens” sudah unggul di menit ke-21 melalui Pablo Sarabia. Menerima umpan silang dari sisi kiri, tanpa basa-basi macam teman yang minta rokok, tendangan first time Sarabia di muka gawang tak mampu dibendung kiper Le Mans.

PSG baru kembali mencetak gol di menit ke-40 melalui sebuah sepakan tendangan bebas buru-buru. Tanpa aba-aba, bola langsung ditendang ke Kylian Mbappe yang sudah mengambil ancang-ancang.

Padahal para pemain Le Mans masih santuy jalan-jalan cari napas karena ada pelanggaran. Bola kembali dioper Mbappe kepada Choupo-Moting yang tinggal nyebok doang istilahnya.

Hanya berselang semenit Mbappe tak mau lagi ngoper-ngoper ke temannya. Belum cetak gol soalnya dia. Dari depan gawang, langsung saja dihajar dengan tendangan keras. Babak pertama berakhir 3-0 untuk keunggulan PSG.

Dua menit setelah turun minum giliran Angel Di Maria mencetak gol lewat tendangan jarak jauh. Sudah ditepis kiper, bola masih nekat mau masuk ke gawang.

Le Mans sempat memperkecil skor di menit ke-53 melalui Harrison Manzala. Namun hingga laga usai skor 4-1 tetap bertahan untuk kedua tim.

Hasil ini membuat PSG maju ke perempat final Piala Liga Prancis. Selanjutnya PSG akan menghadapi Saint-Etienne di babak delapan besar, yang digelar pada 7-8 Januari 2020.

“Pengundian yang bagus (bertemu Saint-Etienne) karena kami bermain di kandang dan tak perlu melakukan perjalanan. Lebih mudah untuk mengorganisirnya dan para pemain juga akan lebih nyaman untuk bertanding,” ujar Thomas Tuchel terkait laga kontra Saint Etienne seperti dikutip dari Fox Sports Malaysia.

https://twitter.com/Squawka/status/1207425007082708995?s=20

Main photo: @psg_inside

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here