Mantan memang benar-benar sulit dilupakan. Ini terjadi pada kapten Real Madrid, Sergio Ramos, yang membantu mantan klubnya, Sevilla, meraih kemenangan atas Madrid 2-1, tadi malam.

Pemain yang tidak ada hubungannya dengan merek beras Setra Ramos itu mencetak gol bunuh diri pada menit ke-86 sehingga kedudukan menjadi 1-1. Bola hasil tendangan bebas Pablo Sarabia malah disundul masuk ke gawang sendiri dengan tegasnya.

Ramos tak kuasa menahan kecewa. Dia sampai terduduk sambil meratapi nasibnya yang begitu amat. Menyebalkannya lagi, Stevan Jovetic yang baru didatangkan dari Inter mencetak gol kemenangan Sevilla pada injury time.

Memang, gol bunuh diri tersebut dilakukan atas dasar ketidaksengajaan, bukan atas dasar suka sama suka. Namun seolah memberikan pertanda bahwa hati Ramos memang masih melekat di klub berjuluk “Sevillistas” itu.

Beberapa hari sebelumnya di Copa del Rey, Ramos memang menyatakan masih cinta dengan sang mantan. Hal itu dia ungkapkan gara-gara mendapat cemoohan dari fans Sevilla. Lucunya, pada laga tersebut Ramos mencetak gol ke gawang Sevilla dan langsung selebrasi rada belagu di depan kelompok suporter yang menghina dirinya.

Entah kena tulah atau bagaimana, Ramos malah cetak gol bunuh diri sekaligus “membantu” Sevilla meraih kemenangan di ajang La Liga. Mungkinkah ini salah satu cara bagi Ramos agar “diterima” kembali oleh pendukung mantan? Entahlah, hanya Ramos dan Tuhan yang mengetahuinya.

Yang pasti, pelatih Zinedine Zidane, enggan menyalahkan sang kapten. Zidane yang dari dulu jarang punya rambut itu berusaha menghibur Ramos.

“Menyalahkan Ramos? Tentu saja tidak. Saya selalu bangga kepadanya. Mencetak gol bunuh diri adalah hal yang lazim terjadi di sepakbola,” ujarnya.

Mantan Melapor Kepada yang Berwajib

Mengenai selebrasi rada belagu Ramos yang sempat dijelaskan tadi, ternyata tidak berhenti sampai di situ. Sang mantan kini meminta otoritas tertinggi La Liga yang bernama Liga Sepak Bola Profesional Spanyol (LFP) untuk menghukum Ramos.

BACA INI JUGA DONG: Kisah Ramos dan Fans Sevilla, Mantan Memang Selalu Menyakitkan

Kasusnya akan jadi panjang jika LFP menerima laporan tersebut dan menghukum Ramos. Ternyata si mantan tetap masih sakit hati meski mereka juga mengecam kelakuan para fans-nya.

“Sevilla secara formal meminta LFP seperti yang tercantum dalam laporan Komite Kompetisi RFEF dan Komisi Anti Kekerasan bahwa sikap yang dilakukan Sergio Ramos saat selebrasi gol bisa menjadi pelanggaran terhadap Kode Disipliner RFEF,” tulis laman resmi Sevilla.

“Pada momen yang sama, Sevilla mengutuk penghinaan yang dilakukan kepada si pemain, tidak bisa dibenarkan atau dilindungi dalam segala hal. Kami wajib meminta fans Sevilla untuk menghentikan hinaan kepada klub dan pemain lawan karena dapat merusak citra klub hingga menjurus pada sanksi serius.”

Main photo credit: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here