Masih dalam suasana berkabung atas kepergian Diego Armando Maradona, Napoli sukses membantai AS Roma dalam lanjutan Seri A. Tidak tanggung-tanggung, Roma dibantai 4-0!

Napoli sebenarnya sudah memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Maradona sebagai legenda mereka. Penghormatan itu diberikan ketika mengalahkan Rijeka di Liga Europa.

Namun di Seri A masih belum. Belum afdol rasanya kalau belum memberikan penghormatan kepada Maradona di Seri A. Soalnya, Maradona ini lah yang berperan penting mengantar Napoli meraih dua Scudetto. Hanya pada zaman itulah Napoli menjuarai Seri A.

Makanya, di laga ini Napoli kembali mengadakan acara tribute to Diego Maradona di San Paolo. Napoli bahkan mengenakan jersey khusus untuk mengenang Maradona. Yakni mengenakan jersey garis-garis biru-putih celana hitam mirip kostum Argentina saat menjuarai Piala Dunia 1986.

Mungkin berikutnya Napoli akan mengeluarkan jersey khusus Napoli saat meraih Scudetto 1986/87. Seru juga kalau Napoli bisa memakainya pada laga berikutnya.

https://twitter.com/brfootball/status/1333128659738226695

Kado penghormatan yang diberikan kepada Maradona ini juga tidak tanggung-tanggung. Kemenangan 4-0 atas Roma benar-benar luar biasa. Lawannya itu Roma, lho, bukan Cesena. Menangnya 4-0 pula. Ampun.

Napoli benar-benar emosional sekali sepertinya di laga ini. Gimana pun caranya, harus menang dan kasih pemberian terbaik kepada legendanya. Benar saja, itu kejadian.

Lorenzo Insigne memulai pembantaian melalui tendangan bebas enak sekali pada menit ke-31. Di babak kedua, mereka benar-benar mengamuk. Tiga gol dilesakkan di babak ini.

Fabian Ruiz mencetak gol dari luar kotak penalti dengan sebuah tendangan pelan. Namun kiper Antonio Mirante cuma ditengok saja. Bukannya ditepis malah dilihati doang.

Tak lama kemudian, Napoli menambah gol lagi lewat Dries Mertens memanfaatkan bola muntah tendangan Eljif Elmas.

Terakhir, Matteo Politano menutup kemenangan lewat sebuah aksi individu. Dia kok enak saja menerobos pertahanan Roma itu sendirian, melewati lima pemain Roma termasuk kiper.

Itu bek-bek Roma lagi enak ngerumpi atau gimana. Ada orang lewat disapa saja enggak.

Pelatih Gennaro Gattuso pun puas dengan hasil ini. Puas banget lah. Masak iya sampai enggak puas.

”Kami harus bermain dengan intensitas seperti ini di laga-laga berikutnya. Pun dengan antusiasme di ruang ganti dan di atas lapangan. Namu , kami tidak boleh mengganggap remeh lawan. Apa yang paling saya suka dari penampilan kami di laga ini adalah para sikap dari para pemain. Saat ada rekan setimnya melakukan kesalahan, mereka saling membantu,” tutur Gattuso

https://twitter.com/goal/status/1333124228367921153
SHARE
Previous articleDuo London Tegakkan Keadilan, Spurs Masih Nyaman
Next articleArsenal Lagi-lagi Kalah, Dah lah…
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here