Diego Maradona? Ya, tentu saja, tak lain dan tak bukan adalah Maradona si pria tambun yang doyan wanita. Judul itu pun juga bukan menandakan artikel ‘jadul’ Liga Italia tahun 1980-an. Tapi, Maradona tetap menjadi sosok pahlawan bagi Napoli saat mengalahkan Milan 2-1 pada 22 Januari 2017.

Kubu Napoli membeberkan bumbu masak rahasia ala Chef Maurizio Sarri, bukan dari Chef Farah Quinn yang menantang itu. Rahasianya bukan terletak pada taktik yang dipakai Sarri, tetapi pada mentalitas yang jadi kunci keberhasilan mereka.

I Partenopei” memang tampil kesetanan saat bertamu ke San Siro. Entah kemasukan setan apa, Napoli justru mampu membobol gawang Gianluigi Donnarumma sampai dua kali dalam 10 menit pertama. Mungkin Napoli kemasukan setan kredit seperti judul filmnya Warkop karena sukses menekan Milan sampai minta ampun.

Lorenzo Insigne dan kawan-kawan bahkan seharusnya bisa mencetak gol lebih banyak lagi karena buruknya lini pertahanan Milan. Tapi, mereka sepertinya tidak tega.

Ternyata, Maradona lah yang jadi setannya. Mereka kemasukan setan Maradona, padahal Maradona sendiri juga belum mati. Mantan bintang lawas Napoli itu rupanya sempat mengunjungi tempat latihan Napoli di Castel Volturno yang jauh dari Kabupaten Karangasem.

Maradona datang bukan sekadar untuk melihat-lihat WC, tapi juga memberikan tips dan trik sehingga memberikan pengaruh positif buat klub asal Italia selatan itu.

“Kemenangan ini bisa kami dapatkan karena efek Maradona. Kami pantas mendapat kemenangan ini karena selalu sulit meraih kemenangan di San Siro,” ujar Jose Callejon, yang tampangnya mirip Joker di film Suicide Squad.

Milan akhirnya hanya mampu mencetak satu gol lewat gol sedikit untung-untungan dari Juraj Kucka. “I Rossoneri” memang sempat bangkit dari kubur. Tapi nyawanya tetap tak terselamatkan.

Main photo credit: Red & Black Forum

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here