Juventus akhirnya sukses membalaskan dendam kekalahan dari Inter musim ini setelah mengalahkannya dengan skor 2-1 di ajang Coppa Italia leg pertama. Namun Juve jangan senang dulu, karena masih ada leg kedua.

Meski demikian, hasil tersebut menjadi keuntungan bagi Juve karena terjadi di kandangnya Inter. Alhasil kalau Inter mau lolos ke final, mereka kudu mengalahkan Juve minimal 2-0, 3-2, 3-0, 4-0, sampai 9-0 biar kayak Emyu.

Hal itu cukup berat mengingat bakal tampil di markasnya Juventus. Namun tak ada yang tidak mungkin. Asalkan tidak melakukan kebodohan lagi.

Ya, Inter memang banyak melakukan kesalahan alias kebodohan di laga ini. Hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh Juventus untuk memenangkan pertandingan.

Padahal, Inter sudah unggul lebih dulu lewat sepakan Lautaro Martinez di awal-awal laga. Sepakannya gagal ditepis sempurna dengan baik oleh Gigi Buffon.

Maklum, namanya sudah tua, mungkin pandangan mata mulai kabur sehingga bola seperti itu harusnya bisa ditepis dengan sempurna.

Tak lama kemudian, Juve berhasil membalasnya melalui voucher yang digesek dengan baik oleh Cristiano Ronaldo. Pelanggaran yang dilakukan Ashley Young terhadap Juan Cuadrado terbilang tidak penting.

Bola crossing Federico Bernardeschi sebenarnya melayang tak keruan. Namun Cuadrado tetap berusaha mengejarnya sampai terpaksa ditarik tangannya oleh Young.

Padahal kalau tak ditarik juga tidak bakal sampai ke bola itu Cuadrado. Mungkin Young ini kangen atau gimana, sampai begitu posesifnya sama Cuadrado.

Sembilan menit kemudian, datanglah kebodohan lainnya ketika Alessandro Bastoni dan Samir Handanovic melakukan kesalahan tak penting. Bola backpass sebenarnya dalam penguasaan Bastoni, tapi entah kenapa Handa maju-maju segala.

Bastoni juga luput dalam kontrolnya sehingga Ronaldo dengan mudah menyerobot bola untuk kemudian diceploskan dengan lemah lembut ke gawang yang kosong melompong.

Memang inilah Ronaldo, pengalaman berbicara. Dia seolah tahu bek lawan bakal ‘goyah’ ketika mendapat pressure darinya. Gol tercipta dari saat yang tak diduga-duga.

Kebodohan Inter tak hanya sampai di situ. Alexis Sanchez mendapat peluang emas saat memanfaatkan kebodohan Rodrigo Bentancur di babak kedua. Namun bola tendangannya malah menyasar ke Merih Demiral. Padahal sudah enak banget itu peluangnya.

“Ketika menghadapi Inter di liga, kami tidak menjadi diri kami sendiri. Itu jadi pelajaran berharga buat kami dan kami berhasil memperbaiki kesalahan kami di laga ini (Coppa Italia). Inilah kami, ini baru Juventus,” ujar Pirlo, dilansir Football Italia dikutip dari Idntimes.

SHARE
Previous articleKelamaan Magabut, Khedira ‘Fiks’ Cabut
Next articleMU Bikin Malu Southampton, Bapak Kau Lihat, Ton!
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here