Latihan yoga ternyata bukan cuma bermanfaat untuk wanita saja, tapi juga buat para atlet tak terkecuali sepak bola. Ternyata, ada banyak sekali manfaat latihan yoga buat kamu-kamu yang gemar bermain bola.

Yoga merupakan aktivitas meditasi atau tapa di mana seseorang memusatkan seluruh pikiran untuk mengontrol panca indera dan tubuh secara keselurhan. Biasanya ditambah gerakan-gerakan tertentu.

Meski terlihat gerakannya gampang, tapi kalau dicoba ternyata berat juga. Bisa bikin baju basah akibat keringat yang tak tertahankan. Badan juga bisa pegal-pegal bagi orang yang tak terbiasa berolahraga.

Ternyata, yoga juga sangat bermanfaat buat atlet-atlet sepak bola. Bukan cuma bermanfaat buat ibu-ibu hamil saja sambil melihat betapa gantengnya Anjasmara menjadi instruktur yoga.

Praktis dan pengajar yoga, Devi Asmarani, saat diwawancarai Kompas tujuh tahun silam mengungkapkan kalau ada jenis yoga yang bisa dilakukan untuk penggemar olahraga tertentu.

Gerakan yoga juga dibedakan sesuai kebutuhan tubuh dan jenis olahraga. Kalau olahraganya berat macam sepak bola pasti beda dengan olahraga ringan seperti catur. Entah kalau olahraga panahan, sepak takraw, atau polo air. Mungkin beda lagi.

Yang pasti, buat Anda yang gemar berolahraga sepak bola, tenis, dan jogging secara rutin bagaimanapun tetap butuh yoga. Namun, latihan yoga sebaiknya dilakukan saat jeda olahraga.

Pasalnya, olahraga berat seperti sepak bola dan tenis biasanya punya program latihan rutin yang sudah cukup berat. Jadi tidak boleh dihajar lagi oleh latihan yoga yang susah-susah gampang tapi nyatanya susah.

“Penggemar olahraga tenis membutuhkan latihan yoga yang berbeda dengan sepakbola. Masalah yang dialami juga berbeda. Yoga untuk atlet atau olahraga yang sifatnya repetitif tujuannya untuk menyeimbangkan kembali otot-otot, serta stuktur tubuh yang berubah,” ucap Devi, dikutip Kompas.

 

Hasil gambar untuk latihan yoga
Ilustrasi latihan yoga. Awas jangan salah fokus. (Source: Yoganeka)

Fungsi dari latihan yoga untuk menyeimbangkan kembali otot-otot serta struktur tubuh yang berubah saat jeda berolahraga. Biasanya, saat memasuki musim liburan banyak pemain bola yang kurang latihan.

Akibatnya otot jadi kendor, perut jadi buncit kebanyakan makan dan tidur. Seperti yang dialami Gonzalo Higuain, striker Juventus. Yoga ternyata bisa jadi selingan olahraga mereka untuk menjaga otot-otot agar tak cepat kendor.

Latihan yoga juga ternyata dilakukan oleh pelatih Chelsea, Antonio Conte. Sang pelatih suka meledak-ledak di pinggir lapangan, makanya dia memanfaatkan yoga untuk menenangkan diri.

Dalam rangka menghadirkan ketenangan, Conte mengaku bersama para staf timnya menjalankan yoga. Namun, tentu bukan Anjasmara yang menjadi instruktur mereka, nanti bisa pada terkesima.

“Ada sosok spesial dan saya bersyukur pada klub ini karena memiliki sosok seperti itu di sini. Kami melakukan peregangan dan juga di akhir sesi ada momen rileks, sekitar 10 menit. Itu bagus untuk kami. Saya suka dan sangat tertarik dengan yoga, saya suka untuk membaca banyak buku tentang topik tersebut,” ucap Conte dikutip Goal. 

Selain Conte, legend-nya Manchester United (MU), Ryan Giggs, turut melakukan latihan menjelang masa-masa pensiun. Dia sudah rutin berlatih yoga sejak 2008. Itulah mengapa, meski memasuki usia senja bentuk fisik dan speed-nya masih tetap terjaga. Masih 19 kalau di Winning Eleven.

“Pertama kali mencobanya saya benar-benar kelelahan. Sepulang latihan saya tertidur sampai tiga jam padahal itu masih siang hari. Yoga menguji bagian tubuh Anda yang tidak Anda gunakan dalam sepak bola,” tuturnya dalam video Youtube yang diunggah pada 2011.

Tunggu apalagi? Segera latihan yoga buat kamu-kamu yang hobi bola tapi sedang tak ada latihan atau turnamen tarkaman di kampung setempat.

Hasil gambar untuk yoga anjasmara
Anjasmara lagi ngajarin yoga, malah selfie (Source: Tribunnews)

Main photo: TheSportster

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here