Hasil minimalis laga tandang membuat Dragan Djukanovic harus rela melepas jabatannya sebagai pelatih kepala Borneo FC. Ya, pria yang kalau tidur matanya terpejam itu resmi dipecat oleh Borneo.

Meski dilihat dari statistik laga kandang Borneo cukup superior, yakni selalu meraih hasil positif dengan membukukan enam kemenangan, tapi dia tetap dipecat oleh klubnya sendiri.

Klub sepertinya sudah bete karena cuma bisa menangnya di kandang sendiri. Giliran main di rumah orang hasilnya memble. Mungkin malu-malu karena statusnya jadi tamu.

Dari 13 pertandingan yang telah dilakoni, pelatih asal Montenegro mencatatkan enam kemenangan, dua hasil imbang, dan enam kali kalah. “Pesut Etam” berhasil membubuhkan 21 gol dan kemasukan 18 gol. Tapi masih mangkrak di peringkat 11 macam proyek Hambalang.

Dilansir dari Laman resmi Borneo, Ricky Nelson telah ditunjuk sebagai caretaker saat melawan Persija. Hal itu diungkapkan Syadli Awad selaku direktur utama PT Nahusam Pratama Indonesia,  perusahaan yang membawahi Borneo FC.

“Kami ucapkan banyak terimakasih untuk coach Dragan, kami harap dia sukses ke depannya, dimanapun dia berada, kami bangga pernah bekerjasama dengan dia,” pungkas Syadli.

“Benar, keputusan itu berlaku per hari ini, jadi tim bakal dipegang caretaker dulu. Kita lalu tunjuk Ricky Nelson mengisi posisi tersebut, dia juga sudah sepakat,” paparnya.

Bagi Borneo, Ricky bukan lah orang baru, pelatih berlisensi AFC A ini pernah membesut Borneo FC II pada saat Piala Presiden. Dia berhasil membawa menembus partai final meskipun dikalahkan oleh Arema FC.

“Keputusan ini sudah resmi dari tadi malam dan sejak lawan Persija Jakarta nanti, Ricky Nelson yang dipercaya untuk dampingi tim,” pungkas Syadli.

Main photo: Goal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here