Ada-ada saja ini Roberto Mancini. Timnya main seri 0-0 dengan Polandia dia lalu menyalahkan lapangan. Padahal, lapangannya diam saja selama mereka bertanding.

Ini sudah seperti cowok-cewek kalau lagi ribut. Ngomong salah, diam salah. Ujung-ujungnya tetap disalahin. Sama kayak nasib lapangan klubnya Egy Maulana Vikri, Lechia Gdansk, di PGE Arena.

Mancini mengeluhkan lapangan PGE Arena yang kurang baik. Akibatnya bola kurang mengalir dan striker-striker Italia gagal mencetak gol.

Padahal itu lapangan dari dulu bentukannya sudah seperti itu. Berada di situ selama bertahun-tahun. Tapi tetap yang disalahkan adalah lapangan.

Sama kayak kalau kesandung meja, kadang mejanya yang disalahkan. Padahal itu meja diam saja di situ selama berabad-abad.

“Sayangnya, kami memiliki begitu banyak peluang, terutama di babak pertama, dan saya pikir kami juga dirugikan oleh keadaan lapangan yang mengerikan,” kata Roberto Mancini kepada RAI Sport dikutip Gilabola seusai pertandingan.

Satu hal lainnya, Polandia juga main di lapangan yang sama. Jadi kalau Italia tidak bisa bikin gol gara-gara lapangan, harusnya Polandia juga sama. Malah kalau lapangannya bagus, bisa jadi Polandia yang menang.

Ada-ada saja si Mancini ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here