Manchester City akhirnya kalah juga. Rada mulai insecure melihat tim bisa menang terus-terusan dengan mulus begitu. Macam tidak ada hambatan dan tantangan saja. Padahal hidup ini kan tantangan dan ujian.

Melihat City melenggang mulus dan mengoleksi huruf W sampai belasan kali jelas bikin panas dan iri tetangga. Sayangnya sirik tanda tak mampu dan City dengan lantang bilang, “Iri bilang bos!”

Namun, untung saja ada Manchester United. Memang pawangnya harus berasal dari kota yang sama juga, alias saudara tiri beda emak-bapak. Soalnya kan mereka yang paling tahu luar-dalamnya, sampai sempak-sempaknya.

MU sukses mengakhiri tren kemenangan City dengan skor 2-0 sekaligus bilang “mampus” kepada City. Namun, City masih tetap bisa sombong. Kalah sekali juga mereka masih di pucuk.

Biar kata fans Emyu mau bikin tahlilan 7 malam, tetap saja City masih hidup dan masih di pucuk. Bahkan cuma hilang 3 poin saja sudah seperti hilang uang 2 ribu perak. Cuma geli-geli saja.

Pekan ini kita tidak menyaksikan penalti buat Milan, tetap jangan sedih dulu. Masih ada Manchester United sang tim cadangan. Tak ada Milan, MU pun jadi.

MU membuka keunggulan lewat gesekan voucher Bruno Fernandes. Penaltinya memang cukup jelas, Anthony Martial disabet oleh Gabriel Jesus dari belakang.

Lagian ngadi-ngadi juga sih Jesus. Itu Martial sudah dikelilingi teman-temannya, cukup dibiarkan saja juga pasti mentok sendiri. Ini pakai dijatuhkan segala.

Di babak kedua, Luke Shaw sukses menggandakan keunggulan lewat sebuah tendangan mendatar minim bayangan. Kiper Ederson cuma menatapinya dengan mata nanar.

Ole Solksjaer pun sangat senang bisa mengakhiri tren kemenangan City. Dia sangat tak menyangka.

“Mereka memainkan taktik yang sangat berani dan mereka juga memberikan ancaman dari segala arah, dari kiri, kanan dan juga tengah, sehingga kami harus fokus bertahan selama 90 menit, dan para pemain kami layak mendapatkan pujian akan itu,” kata Solksjaer, dikutip Bolanet.

Sedangkan Pep Guardiola sudah lebih siap buat kalah. Suatu saat memang City pasti bakal keok juga.

“Kami akan masuk berita karena kalah, tetapi sudut pandang pemberitaannya adalah Man City sudah mencetak 21 kemenangan beruntun,” kata Guardiola, dikutip BolaSport.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here