Arsenal sukses meraih tiga poin pada lawatan mereka ke markas Eintracht Frankfurt di Commerzbank-Arena. Menjalani laga tandang “The Gunners” menang dengan skor telak 3-0 atas tuan rumah.

Pada laga ini, Unai Emery memang mempercayakan susunan skuatnya kepada para ‘darah muda’ darahnya para remaja. Tercatat ada empat pemain akademi Arsenal yang turun sebagai starter di laga ini dimana satu turun sebagai pemain pengganti.

Komposisi lini belakang Arsenal pun kini berbeda. Pemain-pemain yang sepertinya akan segera naik jabatan jadi ‘camat’ alias cadangan mati, dimainkan pada ajang Liga Malam Jumat ini seperti Skhodran Mustafi atau Calum Chambers.

Tapi ternyata kombinasi baru ini membuat Arsenal bahkan meraih clean sheet pada laga tandang. Harusnya bisa masuk dalam salah satu keajaiban pekan ini versi On The Spot.

Apalagi lawan Arsenal di laga ini bisa dibilang bukan kaleng-kaleng. Eintracht Frankfurt merupakan salah satu semifinalis dari Liga Eropa musim lalu meski akhirnya tersingkir.

Tapi David Luiz yang disandingkan dengan Mustafi di jantung pertahanan mampu tampil bagus. Padahal dua pemain itu sudah kita kenal dengan ke-lord-an mereka. Memang yang namanya negatif kalau digabung dengan negatif hasilnya jadi positif.

Arsenal sejatinya tetap digempur habis-habisan sepanjang laga. Bahkan ada 24 tendangan yang dihasilkan tim tuan rumah. Beruntung kiper Arsenal yang juga merupakan lulusan akademi klub bernama Emiliano Martinez yang tampil cukup bagus di laga itu.

Arsenal sendiri membalas melalui 16 peluang dengan enam mengarah ke gawang.

Laga itu memang berjalan cukup intens dimana selain banyaknya peluang yang tercipta antara kedua tim, banyak juga kartu kuning yang dikeluarkan wasit. Total ada lima kartu kuning, serta satu double yellow card alias kartu merah untuk pemain Frankfurt.

Satu nama yang patut menjadi sorotan di laga tersebut adalah seorang ‘darah muda’ bernama Bukayo Saka. Pemain akademi Arsenal yang baru berusia 18 tahun itu mampu mencetak satu gol serta dua assist.

Assist Saka yang pertama diberikan untuk gol pemain akademi Arsenal lainya, Joe Willock di menit ke-38 yang membuka keunggulan Arsenal.

Sementara itu Saka mencetak gol pertamanya untuk skuat Arsenal lima menit jelang laga usai. Mendapat bola sodoran dari Nicolas Pepe, Saka melepaskan tendangan kotak+R2 alias placing dari luar kotak penalti.

Satu sumbangsih Saka lainnya diberikan untuk gol Pierre-Emerick Aubameyang dua menit setelah golnya. Hingga laga usai, skor 3-0 menjadi kemenangan Arsenal.

“Kami menganalisis mereka sangat ofensif. Main dengan tiga bek tengah dan full-back. Mereka ingin memaksa kami bertahan. Pressing kami untuk sesaat sangat baik,” kata Emery seperti dikutip dari Detik.

“Semua transisi yang kami bikin menghasilkan peluang. Kami melakukan pekerjaan dengan baik. Mereka banyak melepas tembakan karena banyak pemain karakter menyerang,” sambungnya.

Main photo: @europaleague

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here