Kesulitan mendatangkan pemain bintang, Real Madrid akhirnya merekrut kembali mantan pemainnya yang tampil garang di Ligue 1 yaitu Mariano Diaz. Sebelumnya, Diaz tampil bersama Olyimpique Lyon selama satu musim merantau di Prancis.

Bursa transfer musim panas ini nampaknya tidak digunakan Madrid untuk menghambur-hamburkan uang macam klub-klub lain.

Maklum saja, hal seperti itu sudah pernah mereka lakukan berulang di tahun-tahun sebelumnya. Klub kaya lama soalnya. Mungkin mereka tidak mau ikut-ikutan norak sama klub-klub kaya baru yang sedikit-sedikit beli pemain mahal, ujung-ujungnya bermain jelek.

Bahkan Barcelona saja sekarang sudah ikut-ikutan melakukan pembelian mahal. Tidak mainstream memang Madrid ini.

Dibanding membeli pemain mahal, mereka sepertinya lebih ingin membina pemain muda dengan harga yang tidak terlalu tinggi.

Baru-baru ini “Los Blancos” resmi memulangkan mantan pemain mereka yaitu Diaz dari Lyon. Pemain asal negara tidak mainstream juga yaitu Dominika itu ditebus dengan harga 23 juta euro. Hanya rambutnya saja yang agak mainstream. Klimis-klimis pikok begitu kurang lebih macam Young Lex.

Harga itu tidak terlalu mahal sebenarnya untuk klub sekelas Madrid. Namun perlu diketahui bahwa saat dilepas ke Lyon, Diaz hanya dihargai sebesar 8 juta euro saja.

Untung banyak Lyon. Cuma ‘membina’ sang pemain selama satu tahun, dapat untungnya hingga berkali-kali lipat. Sepertinya lebih menguntungkan dengan cepat dibanding buka franchise ayam D’besto.

Madrid memang masih memegang hak sebanyak 35 persen atas sang pemain saat dilepas pada musim panas lalu. Lebih dikenal sebagai opsi buy back hal macam itu.

Seperti yang dilansir dari Detik, Madrid langsung mengaktifkan opsi penolakan Mariano saat ditawar Sevilla seharga 30 juta euro plus 5 juta dalam bentuk bonus. Oleh karena hak 35 persen itu Madrid bisa mendapatknya dengan harga sekitar 23 juta euro saja.

“Real Madrid dan Olympique Lyonnais telah menyepakati transfer Mariano, yang akan terikat dengan klub untuk lima tahun ke depan,” ungkap situs resmi Madrid dikutip dari Detik.

Striker berusia 25 tahun sempat membuat 14 penampilan bersama Madrid pada musim 2016/2017 dan mencetak lima gol pada periode tersebut. Namun karena tidak mendapat banyak kesempatan bermain, ia akhirnya pindah ke Lyon.

Ketika di Prancis, Diaz membuktikan bahwa Madrid salah telah membuangnya. Ia mampu mencetak 21 gol dari 45 penampilan bersama Lyon di semua kompetisi. Pada Ligue 1 sendiri ia mencetak 18 gol dari 34 yang dijalani.

Nantinya Diaz akan bersaing dengan Karim Benzema untuk mendapat tempat di skuat utama Madrid musim ini.

Main photo: my.as.com

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here