Douglas Costa jadi buah bibir dalam pertandingan Juventus melawan tuan rumah Lokomotiv Moskow di Liga Champions tadi malam. Bukan hanya membantu bawa Juve lolos ke fase knock out, Costa membawa Juve meraih kemenangan pada menit akhir lewat gol cetar membahana.

Bermain di bawah guyuran hujan dan bacotan suporter tuan rumah, Juve sudah unggul saat laga baru berjalan empat menitan. Tendangan bebas Cristiano Ronaldo gagal diantisipasi dengan baik oleh kiper Guilherme.

Entah saking kencangnya itu tendangan, atau bola yang licin karena hujan, atau memang Guilhermenya saja yang rada-rada, bola tangkapannya terlepas lalu melewati kolongnya.

Di situ muncul Aaron Ramsey yang langsung menyambar dengan sigap. Kalau dilihat tayangan ulang, tanpa Ramsey pun bola bakal masuk ke gawang. Soalnya sudah hampir melewati garis sepenuhnya.

Sayangnya, bola yang sudah beberapa mili lagi melewati garis sepenuhnya, malah ditendang Ramsey. Alhasil, nama yang dicatat bukan Ronaldo, melainkan Ramsey.

Ramsey pun tahu diri. Dia tak mau merayakan seorang diri. Pemain asli Wales itu meminta maaf pada Ronaldo karena itu merupakan golnya. Kasihan bang Krisno, lakuin tendangan bebas enggak pernah gol selama di Juve. Sekalinya bisa, dibantu kiper, eh ditendang temannya sendiri.

Lokomotiv tak butuh waktu lama untuk membalas. Hanya tujuh menit saja dari gol Juve. Sundulan Aleksei Miranchuk yang namanya bisa jadi bahan tertawaan orang Jawa Timur, sempat membentur tiang terlebih dahulu.

Namun, pantulan ‘assist‘ dari tiang gawang disambar lagi oleh Miranchuk. Luar biasa hebat ini Miranchuk. Mampu bersekutu dengan tiang, bekerja sama oper-operan. Tidak apa-apa. Asal jangan bersekutu dengan jin, musyrik hukumnya.

Selama 80 menitan ke depan, kita tidak disuguhi satu gol pun. Juve banyak mendapat peluang lewat Gonzalo Higuain dan Ronaldo. Namun Guilherme kali ini tampil lebih apik dengan menepis peluang luar biasa dari kedua Juventino itu. Dia belajar dari kesalahan.

Lokomotiv sendiri juga sempat menebar ancaman lewat serangan balik. Namun tidak ada yang mengancam banget. Masih relatif aman-aman saja itu gawang Juve yang dikawal kiper bernama susah.

Sampai akhirnya, Maurizio Sarri memasukkan Douglas Costa pada menit ke-68 untuk menambah daya gedor karena melihat anak asuhannya ini cuma otak-atik bola di lapangan saja tanpa ada geregetnya.

https://twitter.com/FootballFunnnys/status/1192151182694912000

Setelah Costa masuk, Juve juga relatif tidak menambah daya gedor. Costa tidak banyak memegang peranan, misalnya melakukan operan cantik, membuat peluang, sprint kencang, salto aduhai, sampai berorasi di depan gawang Lokomotiv. Tidak ada.

Namun, ketika pertandingan sudah tampak menjurus imbang, bau-bau bakal seri, tiba-tiba Costa mengeluarkan jurus andalan dari negaranya. Yakni goyang samba yang cetar membahana.

Pada menit ke-93, atau satu menit menjelang bubaran, cowok imut itu melakukan pergerakan individu dari samping lapangan, cutting inside ke dalam melewati penjagaan 3-4 pemain Lokomotiv termasuk melakukan aksi one-two dengan Higuain.

Saat memasuki kotak penalti, dia masih luput dari pengawalan dua pemain Loko. Terakhir Costa menceploskan bola lewat kolong kaki kiper Guilherme. Jadi kalau dihitung-hitung, Costa sukses memperdayai 5-6 pemain Loko termasuk kiper. Cetar membahana!

https://twitter.com/awww_ghostTears/status/1192170579471798273?ref_src=twsrc%5Etfw%7Ctwcamp%5Etweetembed%7Ctwterm%5E1192170579471798273&ref_url=https%3A%2F%2Fsport.detik.com%2Fsepakbola%2Fuefa%2Fd-4775026%2Ftusukan-douglas-costa-yang-hancurkan-lokomotiv-moskow

Pujian membanjiri ranah jagat dunia nyata dan maya, contohnya Instagram dan Twitter. Banyak banget rekaman gol tersebut dan memujinya. Silakan cek sendiri kalau tak percaya.

“Costa masih sedikit malu-malu dalam hal kecepatan, tapi masih punya kualitas yang sangat baik, di mana ia dapat main di beberapa area dan membuat perbedaan,” kata Maurizio Sarri, turut memuji, seperti dikutip Republika.

Costa sendiri juga girang banget bisa membantu Juve meraih kemenangan dan memastikan tiket ke 16 besar. “Ini adalah salah satu gol yang paling penting yang pernah saya ciptakan untuk Juventus,” ujar Costa dikutip dari Sky Sport Italia seperti disalin Detik.

“Saya senang bisa tampil untuk membantu tim. Saya bermain sebagai trequartista beberapa kali lima atau enam tahun yang lalu, jadi sekarang saya harus beradaptasi lagi untuk peran ini.”

Main photo: juventusfc

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here