Manchester United harus kembali memupuskan harapan mereka meraih trofi Piala FA. Tim asuhan Ole Gunnar Solksjaer itu disingkirkan Leicester City dengan skor 1-3.

MU mengawali pertandingan ini dengan penuh komedi. Mereka melakukan blunder mendasar yang tak boleh ada di kamus sepak bola.

Berawal dari Harry Maguire, yang sepertinya masih sayang sama mantannya, mengoper bola ke Fred. Maguire ini tega juga, sudah tahu Fred lagi di-press tetap saja dioper.

Akibatnya Fred pun panik dan asal-asalan dalam melakukan backpass. Bukannya Dean Henderson yang dia oper, malah Kelechi Iheanacho. Iheanacho pun dengan mudah menggocek Henderson untuk diceploskan ke dalam gawang.

Si Maguire ini benar-benar masih kelihatan sayang sama mantannya, si Leicester. Sampai gol saja mau dibantu olehnya. Sengaja bikin susah kawan, bikin mudah lawan.

MU sempat menyamakan kedudukan lewat Mason Greenwood. Si ‘Kayu Hijau’ itu menembak bola usai mendapat assist bohongan dari Donny van de Beek.

Sayangnya, di babak kedua MU bobol dua gol. Kali ini bukan lewat blunder, tapi memang ketidak mampuan bek-bek MU dalam menahan serangan Jamie Vardy dkk.

Tak lama kemudian Leicester memperlebar jarak lewat sundulan diam Iheanacho. Dia menyundul bola mematung saja macam manekin Ramayana. Tanpa melompat, minim gerak. Tapi itu saja bisa gol.

MU pun harus tersingkir dari pergelaran ini dan gagal lolos ke babak berikutnya. Pelatih Ole hanya memilih untuk berkomentar bijak.

“Saat menang, kami menang bersama. Dan saat kalah, kami kalah bersama. Kami tak saling menunjuk dan menyalahkan, gol kedua merupakan gol yang bagus dari seorang pemain mereka, tapi mungkin dengan sedikit energi kami bisa menghalaunya dan tak akan melakukannya dengan mudah dari tengah,” kata Ole dikutip Detik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here