Meski belum mendatangkan pemain bintang, Real Madrid telah mendapatkan “young blood, the blood of teenager” alias darah muda seperti kata Rhoma Irama. Salah satu yang mereka berhasil rekrut adalah bintang muda asal Brasil bernama Vinicius Junior.

Belum berhasilnya mendatangkan Neymar Junior dari Paris Saint-Germain membuat Madrid tak hilang akal. Akhirnya mereka merekrut pemain bernama Junior lainnya yang juga dari Brasil.

Mudah-mudahan skill-nya pun tidak kalah jauh. Habisnya jika mendatangkan Junior Liem sudah pasti tidak mungkin karena yang bersangkutan bukan pemain bola.

Vinicius sebenarnya sudah direkrut oleh Madrid dari Flamengo sejak musim panas tahun lalu. Namun karena permasalahan umur kerja di Spanyol, maka Vinicius yang saat itu baru berusia 17 tahun dipinjamkan ke Flamengo terlebih dahulu. Pemuda asal Brasil itu baru resmi bergabung dengan Madrid pada bulan Juli lalu.

Harga untuk memboyong sang pemain lumayan fantastis. Total Madrid harus mengeluarkan hingga 45 juta euro untuk mendatangkan Vinicius. Angka yang sangat mahal bagi pemuda yang sepertinya belum pernah nonton serial Panji Manusia Millenium itu.

Pemain berusia 18 tahun ini dikenal dengan gaya bermain yang cepat dan teknik yang tinggi. Namun Vinicius tampak masih kesulitan jika men-dribble bola menggunakan hidungnya.

Selain itu ia juga memiliki kemampuan penyelesaian akhir yang cukup baik jika di depan gawang. Namun tidak jika di belakang gawang, karena biasanya sudah dihitung out sama wasit.

Ia sendiri menjalani dua kali pertandingan pra musim ini bersama Madrid. Pada kedua laga tersebut, “El Real” bertemu dengan Manchester United dan Juventus.

https://twitter.com/MadridstaIsco/status/1026080385036378112

Pada debutnya kala melawan Manchester United, Vinicius tampil selama 62 menit sebelum diganti Oscar Rodriguez. Ia pun tampil tak terlalu menonjol dan terlihat sedikit canggung macam menantu baru.

“Dia menunjukkan permainan yang cepat, awalnya tampak begitu malu-malu. Tapi kemudian dia bisa beradaptasi,” ujar pelatih Julen Lopetegui.

Meski begitu Vinicus mengatasinya dengan cepat dan langsung beradaptasi dengan gaya bermain Madrid. Saat itu ia ditempatkan di posisi kiri yang sebelumnya ditempati oleh Cristiano Ronaldo.

Vinicius baru menunjukan kualitasnya pada laga keduanya saat melawan Juventus. Ia mencetak satu assist untuk gol Marco Asensio.

Meski mengisi posisi Ronaldo, tapi dirinya lebih mengakui gaya permainannya lebih mirip kepada Neymar. Bahkan jika dibandingkan Ronaldo botak sekalipun, dia masih merasa lebih mirip Neymar. Asal jangan ikut-ikutan aksi diving saja.

“Semua yang saya lakukan di Flamengo dapat dilakukan di sini atau bisa lebih baik. Jadi saya tidak punya penjelasan untuk Ronaldo. Pada permainan saya, saya pikir saya lebih mirip dengan Neymar daripada Ronaldo (Nazario). Tetapi jika saya bisa memiliki sedikit dari keduanya itu akan hebat,” ujarnya dikutip dari Detik.

https://twitter.com/fanleague/status/1024668780188844034

Main photo: noticiasauminuto.com

4 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here