Real Madrid menang besar atas Granada dengan skor 4-1. Meski kadang kebesaran milik Vicky Prasetyo yang besar mulutnya, Madrid juga tak mau kalah dengan besar menangnya.

Marco Asensio mengawali kemenangan besar ini lewat sebuah gol yang memanfaatkan umpan terobosan dari temannya, Toni Kroos. Dengan lari cepatnya seperti RX King, Asensio tak terkejar bek-bek Granada sampai dia menyeploskan bola ke gawang.

Tak lama berselang, Nacho Fernandez menggandakan keunggulan setelah menerima umpan mendatar dari Kroos memanfaatkan situasi sepak pojok. Meski tendangan pojoknya dioper ke Luka Modric, bola dikembalikan lagi ke Kroos untuk dioper ke Nacho.

Granada sempat memperkecil kedudukan lewat Luis Suarez. Namanya memang sama dengan Suarez yang itu, tapi cassing-nya beda. Tendangan Suarez KW mengenai anggota tubuh dari bek Madrid sehingga berbelok arah.

Di babak kedua, Vinicius Jr. menambah keunggulan Madrid jadi 3-1. Modric yang mendapat peluang emas ternyata tidak mau egois. Dia memilih mengopernya ke Vini. Benar-benar teman yang baik hati.

Granada harus bermain dengan 10 orang setelah Monchu dikartu merah langsung oleh wasit karena menekel keras Vini. Bukan cuma itu, kartu merah juga diberikan kepada pelatih Robert Moreno. Kasihan betul.

Unggul dalam jumlah pemain, Madrid pun menambah gol lagi lewat Ferland Mendy usai menerima umpan terobosan jeli dan cekatan dari Casemiro.

Madrid pun menang besar dan kokoh di puncak Gunung Gede sambil makan Pop Mie.

SHARE
Previous articleInter Kalahkan Napoli, Tak Ada Lagi yang Unbeaten
Next articleMU Lagi Rada Hoki, Dibantu Lawan dan Kiper Sendiri
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here