Real Madrid masih kokoh gagah perkasa di puncak klasemen La Liga. Menghadapi salah satu tim kuat Sevilla, Madrid berhasil meng-kombek-nya di akhir-akhir laga.

Mental juara memang diperlukan untuk menghadapi pertandingan macam ini. Kalau mentalnya model pemain-pemain MU atau Juventus, sudah pasti bakal keok atau malah kebantai.

Madrid tertinggal duluan dari Sevilla lewat pemain bernama singkat, Rafa Mir. Orang tua Mir ini sepertinya malas pikir panjang waktu kasih nama. Biar kalau isi identitas juga lebih cepat. Makanya pakai nama Mir saja. Depannya juga cukup “Rafa”. Tidak ada embel-embel Rafa Mir Sulistiyanto atau apa gitu.

Mir yang bukan saudaranya Nikita Mirzani itu berhasil menanduk bola dalam situasi sepak pojok. Posisi tandukannya cukup jauh tetapi bisa menempatkan bola dengan jauh ke pojok gawang Thibaut Courtois.

Madrid nyaris saja kebobolan lagi setelah dua serangan dari Mir bisa dimentahkan pertahanan Madrid dua kali. Berawal kesalahan kocak Dani Carvajal yang salah oper, Mir mencoba melewati Courtois tapi tendangannya bisa disapu David Alaba. Bola lalu mantul sana-sini, jatuh lagi di kaki Mir tapi kali ini ditepis Courtois.

Keberuntungan itu langsung dimanfaatkan Madrid buat kombek. Tendangan LDR Alaba gagal ditepis dengan baik Yassine Bounou. Bola lalu memantul kena tiang dan di situlah muncul Karim Benzema macam tukang parkir Alfamart. Tahu-tahu datang tanpa dipanggil.

Di babak kedua, Madrid mampu kombek setelah serangan keren dari Vinicius Jr. pada menit ke-87 berhasil bersarang di gawang Bounou. Aksi individu Vini mampu diakhiri dengan tembakan dari luar kotak penalti. Jebret! Bola tak mampu dimentahkan Bounou.

Madrid pun menang dengan skor 2-1.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here