Atletico Madrid, Barcelona, dan Real Madrid tampak masih lempar-lemparan trofi La Liga. Ketiganya belum ada yang mau mengambilnya. Sekarang malu-malu, nanti kalau sudah di akhir-akhir baru dah rebutan.

Setelah Barca dan Atletico main seri, Madrid juga ikut-ikutan main seri dengan Sevilla. Bahkan mereka nyaris saja kalah.

Mereka tertinggal dua kali dari gol Fernando di babak pertama. Fernando sukses menggocek seorang pemain Madrid sebelum menjebol gawang kiper Madrid yang dikawal kiper jangkung.

Madrid pun mampu membalasnya lewat Marco Asensio di babak kedua. Operan Toni Kroos sukses disepak ke gawang lawan, bukan ke gawang sendiri. Untung saja dia melakukannya dengan keadaan sadar.

Tak lama kemudian, Sevilla mendapatkan penalti setelah Eder Militao melakukan handball. Madrid padahal sudah geer setelah Karim Benzema yang melakukan serangan balik sempat dianggap pelanggaran dan penalti buat Madrid.

Ternyata sebelum itu, Eder lakukan handball duluan. Kasihan deh. Kena prank dari VAR. Ivan Rakitic lalu menyelesaikannya dengan saksama dan tempo sesingkat-singkatnya.

Madrid sudah hampir saja kalah kalau wasit meniup peluit pada menit ke-93. Ternyata maunya sampai ke-94 sesuai waktu yang diberikan. Di situlah Eden Hazard menyamakan kedudukan.

Hazard juga tidak sengaja. Soalnya itu hasil upaya Toni Kroos yang menembaknya dari luar kotak penalti, tak sengaja deflect Hazard dan berbelok arah. Coba kalau tak ada Hazard, bisa jadi itu bola kena papan iklan.

Skor 2-2, Madrid balik ke tempat semula di posisi dua.

SHARE
Previous articleMeski Diharamkan, MU Sukses Menang Riba
Next articleLeicester yang Menang, Kok Malah City yang Juara?
Bolatory memberikan informasi terkini tentang sepakbola dilengkapi data dan analisis dengan gaya penulisan sesuka hati, loncat ke sana-ke sini, serta menghiraukan semua masalah di muka bumi ini. Tapi kami bukan kera sakti, kami adalah Bolatory.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here