Real Madrid tak bisa didampingi pelatih botak jarang shampoan, Zinedine Zidane, pada laga melawan Deportivo Alaves tadi malam. Meski tanpa Zidane, Madrid justru malah membantai Alaves 4-1. Sebuah pemandangan yang jarang alias rare bagi Madrid belakangan ini.

Maklum, Madrid memang baru saja tersingkir memalukan dari Copa Del Rey usai dikalahkan tim Divisi Tiga Spanyol, bernama Alyocano, eh Alcoyano, eh apa gitu. Sampai nama klubnya saja tidak ingat.

Namun ketika lawan Alaves, Madrid justru main lepas dan malah auto-bantai. Apakah ini gara-gara tidak adanya Zidane di pinggir lapangan? Entahlah.

Yang jelas, fans Madrid tidak boleh berharap atau bahkan mendoakan situasi ini bisa terjadi terus-terusan. Soalnya, Zidane urung tampil lantaran kedapatan positif COVID-19.

Tentu saja kita tidak boleh mendoakan “Zidane kena COVID saja terus biar Madrid bisa menang terus-terusan”. Tidak boleh. Tidak boleh seperti itu, Madridista. Kita harus doakan agar Zidane cepat pulih dan kembali bekerja meski kondisinya juga baik-baik saja karena OTG.

Madrid sebenarnya nyaris saja kembali membuang peluang mendapat tiga poin dari laga ini. Karim Benzema di awal laga sudah membuang-buang peluang. Sendirian depan kiper malah dipentoki ke kiper dan ke tiang.

Untung saja Casemiro segera bereaksi. Dia mungkin kesal si Benzema menyia-nyiakan peluang rendang bercampur bakwan seperti itu. Pemain asal Brasil itu lantas menanduk bola dengan kepala bagian atasnya menyambut operan sepak pojok Toni Kroos.

Benzema juga segera membayar kesalahannya dengan mencetak gol usai menerima umpan cuek tipis lembut dari Eden Hazard pada menit ke-41. Skor 2-0 cukup membuat Madrid nyaman.

Namun nyaman saja belum cukup, maunya puas dan totalitas. Madrid lalu tambah lagi lewat Hazard. Sebuah umpan asyik dari Kroos mampu menemukan Hazard yang bahenol untuk diceploskannya ke dalam gawang.

Alaves sempat memperkecil kedudukan lewat tandukan domba garut Joselu pada menit ke-59. Namun Benzema memperlebar lagi pada menit ke-70 sekaligus menutup skor 4-1 di akhir laga.

David Bettoni yang bukan saudaranya Audrey Bitoni menjadi sosok yang mendampingi Madrid di laga ini. Sang asisten Zidane itu mengaku mendapat arahan dari sambungan telepon.

“Itu adalah kemenangan layak diraih karena kami bermain bagus sejak awal. Kami sangat serius dalam bertahan. Kami tahu Alaves bisa bermain bagus dalam transisi. Mereka bisa melakukan serangan balik dengan baik,” ujar Bettoni dikutip dari Managing Madrid, disalin dari Detik.

“Jadi, tim melakukannya dengan baik. Sekarang, kami akan beristirahat selama beberapa hari dan kemudian bersiap untuk pertandingan berikutnya melawan Levante,” jelasnya.

“Untuk pergantian pemain, saya ingin mengetahui pemikiran bos karena dia jelas orang yang bisa membuat perubahan. Katakanlah dia orang yang sangat penting,” ungkap Bettoni menambahkan.

“Dia sangat senang dengan sikap dan permainan tim. Dia mengatakan kepada saya untuk memberi selamat kepada para pemain, seperti yang bisanya dia lakukan. Tidak ada yang spesial. Kami senang dengan tiga poin ini.”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here