Sungguh kejam Olympique Lyon, entah apa alasannya mereka sampai tega melaporkan fans-nya yang masih ABG ke pengadilan cuma gara-gara selfie. Kalau katanya Kaskus, Lyon benar-benar ‘Afgan’ alias sadis.

Namanya fans memang aksinya aneh-aneh. Mulai dari memeluk pemain dengan histeris sampai dengan lari ke tengah lapangan dengan telanjang bulat. Begitu juga dengan selfie yang kerap diminta para suporter setia dengan pemain-pemain idolanya.

Namun, aksi selfie ini sungguh berbeda. Seorang fans Lyon yang masih berusia 15 tahun nekat mengajak dua pemain Lyon, Alexandre Lacazette dan Memphis Depay, berselfie-ria. Masalahnya, dia melakukan itu saat pertandingan masih berlangsung.

Jadi ceritanya, bocah ABG yang mungkin masih suka bonceng tiga itu senang bukan main saat “Les Gones” membalikkan kedudukan dengan mencetak tiga gol dalam sepuluh menit setelah tertinggal 1-2 dari Dijon.

Rupanya, remaja yang tak diketahui namanya itu tak mau melewatkan momen yang jarang-jarang terjadi itu. Apalagi, dia sedang berada di stadion dan namanya anak masih tanggung memang ada saja kelakuannya.

Dia pun langsung berlari ke lapangan untuk ikutan selebrasi bersama para pemain Lyon setelah gol keempat. Herannya, dia sempat-sempatnya melakukan selfie dengan Lacazette dan Depay.

Cowok berwajah polos itu tak menduga aksi heroiknya berujung ke pengadilan. Lucunya, dia berhadapan dengan klubnya sendiri. Entahlah apakah setelah ini dia jadi sebal, dendam, dan berpindah ke lain hati atau bagaimana.

Namun yang jelas, Lyon mengadukan masalah ini langsung ke pengadilan. Sebenarnya aksi ini sama sekali tidak merugikan Lyon, baik dari segi image apalagi rugi finansial. Boro-boro mencopet, sang anak justru malah mengeluarkan uang buat bayar tiket stadion.

Sungguh tega bin kejam, bahkan cenderung Afgan. Lyon tak peduli kalau masa depan anak itu jadi suram kalau sampai masuk penjara. Mereka juga sepertinya tak peduli kalau diadukan ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI).

Alasannya pun tidak terlalu jelas, mengapa mereka sampai niat membawa kasus receh ini ke pengadilan. “Kami telah membuat pengaduan atas dasar menghalangi orang lain dan untuk melindungi keamanan semua orang,” tulis pernyataan klub dikutip Goal. 

Namun, jika dilihat dari sisi lain. Pihak klub sepertinya ingin mendidik sekaligus mendisiplinkan fansnya agar patuh terhadap peraturan. Kasus ini bakal jadi contoh bagi ribuan suporter lainnya kalau klub akamsi kota Lyon itu tak segan-segan jika menemukan kelakuan aneh dari suporter lainnya.

Bayangkan kalau tiba-tiba ada seorang suporter yang hendak berbuat tak senonoh kepada pemain. Tentu bisa merugikan mereka.

Sekarang, fans ‘unyu’ itu harus berdoa agar pengadilan tak menjatuhi hukuman berat. Maklum, dia masih anak sekolah yang kalau pacaran saja masih suka di warnet.

Main photo credit: Eurosport

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here