Romelu Lukaku kembali menunjukan ketajaman kala memborong dua gol kemenangan Inter Milan atas Udinese. Kemenangan ini membuat Inter Milan tetap menjadi penantang tergigih untuk perebutan gelar Serie A.

Tahun 2020 ini memang tidak cukup ramah bagi Inter yang sebelumnya hanya meraih satu kali kemenangan dari empat laga Serie A. Rasa-rasa auto-juara pun kembali tercium dari Juventus yang menyalip perolehan poin Inter dan merebut capolista.

Tapi kini Inter kembali masuk ke dalam persaingan usai akhirnya meraih kemenangan. Semacam penantang tergigih kalau di acara Benteng Takeshi. Selisih poin dengan Juventus terpangkas jadi tiga poin saja. Inter mengikuti di peringkat kedua dengan 51 poin.

Berdoa saja semoga nantinya Inter ini tidak jadi Napoli 2.0 yang kena PHP terus di akhir musim.

Selain Inter dan Juventus, bahkan persaingan di papan atas bertamah ketat dengan kehadiran Lazio. Tim asuhan Simone Inzaghi itu berada di urutan ketiga dengan 49 poin. Hanya berselisih lima angka dari Juventus dan dua angka dari Inter.

https://twitter.com/brfootball/status/1224086490109685767?s=20

Pada laga yang digelar di kandang Udinese di Stadion Friuli, pertandingan berjalan cukup ketat di babak pertama dimana kedua tim saling menekan. Namun tidak ada selebrasi atau kick-off tambahan alias laga tetap 0-0.

Baru pada babak kedua Inter memecah kebuntuan lewat Romelu Lukaku. Striker yang satu ini memang gacor sekali kalau bermain di laga tandang. Kalau bisa Inter ini tidak usah pakai laga kandang sekalian biar Lukaku terus mencetak gol.

Total dari 16 gol Lukaku di Serie A, 12 di antaranya dicetak saat bermain di kandang lawan.

Gol pembuka Lukaku di laga itu sendiri dicetak lewat sepakan dari dalam kotak penalti. Lukaku menendang bola melewati kolong kaki bek Udinese yang terbuka lebar macam pintu masuk pom bensin.

Lukaku menggandakan keunggulan Inter lewat sepakan penalti usai Alexis Sanchez dijatuhkan di kotak terlarang. Hingga laga usai skor 2-0 tetap bertahan untuk keunggulan Inter.

“Romelu punya kualitas, ini bukan performa terbaiknya dan dia harus jauh lebih baik. Fakta bahwa dia mencetak dua gol itu penting, tapi dia bisa melakukan lebih lagi dalam hal lain. Dia sudah nyetel dengan sangat baik dengan skuad dan saya cuma bisa menyanjungnya.”

“Saya sangat senang karena sudah memaksakan transfernya!” kata Conte dikutip dari Detik.

https://twitter.com/Squawka/status/1224080019691057153?s=20

Main photo: Twitter

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here