Laga bertajuk derby London terjadi pada pertandingan boxing day kala Arsenal menjamu Chelsea di Emirates Stadium. “The Gunners” harus mengakui keunggulan tim tamu usai kena comeback menyakitkan dengan skor akhir 1-2 untuk kemenangan Chelsea.

Hasil laga ini nampaknya makin menegaskan bahwa London benar-benar biru. Sebab dalam beberapa musim terakhir performa Arsenal ini makin melempem saja macam bakwan jagung kena tampias air hujan.

Laga ini menjadi ujian kedua pelatih baru Mikel Arteta yang ditunjuk sebagai pelatih baru Arsenal di akhir tahun ini. Namun mantan asisten Pep Guardiola itu masih belum mampu meraih kemenangan pertamanya.

Padahal permainan Arsenal sudah cukup menjanjikan macam omongan leader MLM di babak pertama. Mereka mampu menguasai pertandingan dan mengunci permainan Chelsea.

Pierre-Emerick Aubameyang membuat Arsenal mengakhiri babak pertama dengan skor 1-0 berkat golnya di menit ke-13.

Gol bermula dari umpan sepak pojok Mesut Ozil yang dipoles sedikit oleh Calum Chambers. Bola lantas mengarah ke muka gawang dan langsung disambar oleh Aubemayang. Emerson yang menjaga striker asal Gabon itu hanya bisa terdiam saja macam lagunya Maliq & d’Essentials.

https://twitter.com/Sporf/status/1211319207645851648?s=20

Sayang permainan Arsenal berubah drastis di babak kedua. Sementara Chelsea makin gacor dalam melakukan serangan.

Arsenal yang cukup bagus dalam bertahan justru akhirnya kena kombek menyakitkan di 10 menit terakhir. Chelsea membuka keunggulan melalui Jorginho di menit ke-83. Berawal dari tendangan bebas, Bernd Leno gagal menepis bola.

Padahal tipis sekali, kalau tangannya lebih panjang dua meter saja, sudah pasti bola bisa dibuang. Kesalahan Leno dimanfaatkan Jorginho yang dengan mudah mencetak gol ke gawang yang telah kosong.

Hanya empat menit berselang, Tammy Abraham sukses membuat Chelsea berbalik unggul lewat golnya yang memanfaatkan serangan balik. Hingga laga usai, skor 2-1 tetap bertahan untuk keunggulan Chelsea.

“Kami sudah bermain dengan tepat, sudah melakukan hal yang benar. Sulit mendominasi sepanjang laga melawan tim ini. Kami mulai bertahan terlalu dalam, dan level energi kami berbeda dengan Chelsea,” ujar Arteta dikutip dari Detik.

https://twitter.com/brfootball/status/1211401749321396225?s=20

Main photo: @squawka

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here