Seiring dengan lockdown yang dilakukan pemerintah Italia, Romelu Lukaku terpaksa menjalani swa-karantina alias mengisolasi diri untuk mencegah penyebaran virus corona. Lukaku sendiri mengaku sudah sangat merindukan sepak bola.

Lockdown sendiri dilakukan di Italia sebab mereka saat ini jadi negara kedua dengan jumlah kasus terbanyak di dunia. Seluruh aktivitas olahraga termasuk sepak bola dihentikan usai wabah corona terus menyebar di Italia.

Sebanyak 10 pemain dari tiga klub di Serie A juga positif mengidap COVID-19. Para klub pun diimbau untuk mengkarantina para pemain selama dua pekan untuk mencegah menyebarnya penyebaran virus.

Hal ini mungkin cocok bagi para kaum horizontal body battery-saving mode alias rebahan yang sepertinya sampai keluar akar di tempat tidur mereka.

Namun bagi pemain sepak bola yang kesehariannya jelas diisi dengan main bola bukan main ular tangga, hal ini cukup terasa menyiksa.

Beberapa pemain membagikan pengalaman menjalani karantina melalui unggahan di media sosial. Salah satunya juga dilakukan Lukaku yang melakukan sesi wawancara video dengan legenda Arsenal, Ian Wright.

Pemain yang pernah berada di “jalan setan” alias bermain untuk Manhester United itu mengaku cukup frustasi karena terus berada di rumah dan tidak diizinkan keluar. Lukaku mengaku sudah sangat rindu untuk kembali bermain bola.

Kalau Lukaku ini sepertinya benar-benar kangen. Beda sama muda-mudi kaum urban yang kangennya beda-beda tipis sekali sama birahi.

Apalagi Lukaku sedang menjalani musim yang begitu cemerlang bersama Inter sejak bergabung di musim panas lalu.

“Saya tak bisa keluar, saya tidak dapat berlatih. Sudah sembilan hari (saya di dalam). Mereka memberikan saya sepeda karena para pemain tinggal di pusat kota di apartemen-apartemen kecil,” ungkap Lukaku seperti dilansir Detik.

“Saya tidak memiliki banyak ruang, sehingga di chat grup mereka menanyakan para pemain ‘siapa yang belum punya sepeda atau treadmill di rumah?’. Banyak pemain yang bilang belum punya. Dua jam kemudian mereka memberikan semua pemain sepeda,” dia menambahkan.

“Saya kangen betul kehidupan normal, bisa bersama ibu saya dan anak saya dan bahkan bareng saudara saya dan orang-orang di luar. Saya memikirkan orang-orang, ini buruk sekali.”

“Anda tak bisa menjalin kontak dengan sesama manusia. Saya rindu banget berlatih dan bermain di hadapan para penggemar. Kini anda harus menghargai apa yang anda miliki,” ujar Lukaku.

https://twitter.com/goal/status/1239457951099891712?s=20

Main photo: ilbianconero.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here