Liverpool is blue! Meski nama kotanya Liverpool, tapi yang kini berkuasa yaitu Everton. Tim asuhan Carlo Ancelotti itu sukses memanfaatkan Liverpool yang lagi culun dengan mengalahkannya 2-0.

Entah mau dikata apa lagi. Liverpool sudah keempat kalinya kalah beruntun di Liga Primer alias mengoleksi huruf L alias Lose. Mereka kini sudah melorot ke posisi enam.

Kami para admin troll bola tampak sudah lelah. Sudah bingung mau bahas apalagi saking seringnya Liverpool kalah belakangan ini. Kalau keseringan lama-lama jadi biasa dan tak lucu lagi.

Singkatnya, Liverpool sudah seperti ayam sayur, bukan bango lagi. Dengan mudahnya mereka menjebol gawang Liverpool yang sudah seperti remahan chiki. Sudah chiki, remahan pula.

Sebuah umpan terobosan dari James Rodriguez mampu dimanfaatkan Richarlison untuk membobol gawang Alisson yang belakangan gampang dibobol.

Liverpool niatnya mau membalas. Tapi apa daya kalau cuma niat saja, usaha masih kurang. Akhirnya malah kebobolan lagi di babak kedua lewat voucher penalti.

Dominic Calvert-Lewin yang melakukan serangan balik sukses memanfaatkan tekel Trent Alexander-Arnold. Bisa saja ini Lewin, padahal dia kalau mau niat menghindari juga bisa. Gylfi Sigurdsson pun tak menyia-nyiakannya.

Hasil kekalahan beruntun ini bikin Liverpool kini bukan lagi Big Four, tapi jadi Big Six. Kita tunggu saja, siapa tahu sebulan lagi jadi Big Fifteen.

Saya betul-betul tidak bisa menjelaskannya,” ucap Klopp usai pertandingan melawan Everton dikutip Mirror yang dikutip dari Detik.

“Saya pikir kami mendominasi di banyak pertandingan itu cerita yang familiar tapi lawan-lawan [masih mencetak gol].”

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here