Setelah empat kekalahan berturut-turut, Liverpool akhirnya bisa meraih kemenangan di laga kelima. “The Reds” tampaknya ogah mengoleksi huruf L sampai lima kali.

Masalahnya, mengoleksi huruf L tiga kali saja belum tentu dapat piring atau payung cantik. Ini lagi mau lima. Kemaruk sekali.

Liverpool memang berhasil mengakhiri krisis kemenangan usai mengalahkan Sheffield United 2-0. FYI, Sheffield ini ada di posisi paling buncit di Liga Primer. Jadi, merupakan hal yang tidak wajar kalau sampai mereka kalah lagi.

Di laga ini, Liverpool sebenarnya sempat buntu macam usus. Mereka kembali dihadapkan pada kebingungan caranya mencetak gol. Usaha mereka banyak dimentahkan kiper Aaron Ramsdale.

Bahkan nih ya, Sheffield sempat mencetak gol ke gawang Liverpool. Golnya juga cukup kocak karena Nathaniel Phillips mencetak gol bunuh diri. Beruntung gol Sheffield dianulir karena offside.

Liverpool yang nyaris frustrasi meski tak sampai menenggak Baygon, akhirnya bisa membuka skor. Curtis Jones mengakhiri paceklik kemenangan dalam beberapa laga di Liga Primer terakhirnya.

Gol tersebut macam lagi minum Teh Pucuk tengah hari bolong. Saat air tehnya masuk ke kerongkongan, bisa dibayangkan betapa nikmatnya.

Liverpool mencetak gol kedua lewat bantuan pemain Sheffield, Kean Bryan. Tendangan Roberto Firmino maksud hati diblok Bryan, malah mengubah arah masuk ke gawang sendiri.

“Rencananya adalah tetap melaju dan melakukan hal yang sama lagi. Ketika kami bisa bermain seperti yang kami inginkan, mereka tidak bisa mengimbangi kami,” ujar Juergen Klopp kepada Sky Sports, dikutip Bola.com.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here